ISLAM LIVE – Inggris dilaporkan mengancam akan mengusir 27 diplomat Israel jika pemerintah Israel tetap menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur yang diduduki.
Laporan tersebut pertama kali muncul di media Israel Ynet pada Senin (5/10/2026). Menurut laporan yang belum terverifikasi itu, Duta Besar Inggris untuk Israel Simon Walters telah menyampaikan ancaman tersebut kepada pejabat Israel.
Israel sebelumnya memerintahkan penutupan konsulat Inggris pada 8 Oktober. Langkah itu disebut sebagai respons terhadap keputusan Inggris menjatuhkan sanksi terhadap permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki, termasuk larangan impor dari permukiman tersebut.
Menurut laporan Ynet, pemerintah Inggris disebut mengancam mengusir satu diplomat Israel untuk setiap diplomat Inggris yang kehilangan status diplomatiknya apabila konsulat tersebut ditutup. Konsulat Inggris di Yerusalem Timur memiliki 27 diplomat.
Konsulat Inggris di Yerusalem Timur beroperasi terpisah dari Kedutaan Besar Inggris di Israel. Perwakilan tersebut menangani hubungan Inggris dengan Palestina di Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Gaza, termasuk urusan politik serta konsuler.
Penasihat Keamanan Nasional Inggris Jonathan Powell juga dilaporkan telah melakukan perjalanan ke Israel pada pekan lalu untuk membahas rencana penutupan konsulat tersebut. Reuters melaporkan pertemuan itu tidak menghasilkan kesepakatan, sementara pembicaraan antara kedua pihak masih berlanjut.
Inggris sebelumnya menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki, termasuk pembatasan impor. Kebijakan tersebut kemudian menjadi salah satu pemicu ketegangan diplomatik antara London dan Tel Aviv.
Hingga Senin, Kedutaan Besar Inggris di Israel dilaporkan belum memberikan komentar mengenai ancaman pengusiran 27 diplomat Israel tersebut. Karena informasi mengenai ancaman itu berasal dari laporan media Israel yang belum terverifikasi, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Inggris mengenai langkah tersebut.
