InJourney Airports Salurkan Rp177,5 Juta untuk Pendidikan dan Rumah Ibadah di Maros

2 views
Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menyerahkan bantuan kepada Pondok Tahfidz dan Bahasa Yayasan H. Ranreng Intan, Rabu (7/10/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung sarana dan prasarana pendidikan.

ISLAM LIVE – InJourney Airports menyalurkan bantuan senilai total Rp177,5 juta kepada delapan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros. Bantuan itu terbagi melalui dua program, yakni InJourney Airports Cerdaskan Bangsa Tahun 2026 dan InJourney Airports Revitalisasi Rumah Ibadah Tahun 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp90 juta dialokasikan untuk tiga lembaga pendidikan, sementara Rp87,5 juta disalurkan kepada lima rumah ibadah. Salah satu penerima bantuan pendidikan adalah Pondok Tahfidz dan Bahasa Yayasan H. Ranreng Intan yang memperoleh Rp30 juta.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan InJourney Airports melalui bantuan sebesar Rp30 juta untuk Pesantren Haji Ranreng Intan. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi kami, khususnya dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di pesantren,” kata Nasruddin, Direktur Pesantren Haji Ranreng Intan, di Maros, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga:  Kementan Beri Dukungan Pendidikan dan Kerja untuk Keluarga Pegawai yang Gugur di Papua

Menurut Nasruddin, dukungan itu tidak semata dinilai dari besaran nominal, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kelangsungan pendidikan para santri. Ia menegaskan bantuan akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan pesantren.

“Kami akan memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan pesantren dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para santri dalam kegiatan belajar sehari-hari,” ujarnya.

Selain Pondok Tahfidz dan Bahasa Yayasan H. Ranreng Intan, bantuan pendidikan juga diberikan kepada SD Angkasa Pura Bandara Hasanuddin dan SLB YP3LB Bangunpolea Maros. Sementara lima rumah ibadah di sekitar bandara menerima alokasi Rp87,5 juta untuk program revitalisasi.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menyatakan program TJSL ini dirancang agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

Baca Juga:  Sekolah Gratis Bukan Tujuan Akhir, Pendidikan Berkualitas yang Utama

“Melalui program InJourney Airports Cerdaskan Bangsa dan InJourney Airports Revitalisasi Rumah Ibadah, kami ingin menghadirkan dukungan yang benar-benar dekat dengan kehidupan masyarakat,” ujar Ruly.

Ia berharap dukungan terhadap sarana pendidikan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak, sedangkan bantuan rumah ibadah dapat memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai ruang kebersamaan warga. InJourney Airports, tambahnya, akan terus menyesuaikan program TJSL dengan kebutuhan masyarakat sekitar Bandara Sultan Hasanuddin.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA