Pecah Kongsi, PSI Sindir Ade Armando Suruh Introspeksi 

4 views

ISLAM LIVE – Polemik pengunduran diri Ade Armando dari Partai Solidaritas Indonesia terus memanas. Pernyataan Ade dalam sebuah siniar YouTube memicu respons keras dari internal partai, terutama terkait tudingan adanya dorongan agar dirinya keluar dari PSI.

Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus menilai Ade sudah terlalu jauh membahas urusan internal partai setelah resmi tidak lagi menjadi kader. Menurutnya, pernyataan Ade justru memperkeruh situasi dan membuka konflik lama di ruang publik.

Bestari meminta Ade lebih fokus menghadapi persoalan pribadinya, termasuk kasus hukum dugaan penghasutan dan ujaran kebencian terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. PSI menegaskan tidak akan ikut campur dalam perkara tersebut.

“Ada baiknya saudara Ade Armando introspeksi diri dan menata diri sendiri dan tidak turut campur mengurusi institusi PSI dari sini dan ke depan,” katanya saat dihubungi merespons sejumlah pernyataan Ade dalam wawancara di siniar kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking pada Senin (11/5).

Baca Juga:  Di Belakang Trump, Xi Jinping Curhat ke Putin: Perang di Timur Tengah Tidak Bijak

Bestari juga menyoroti ucapan Ade yang menyebut ada pihak di tubuh PSI sejak lama ingin dirinya disingkirkan. Pernyataan itu dianggap tidak berdasar dan tidak mencerminkan posisi Ade yang sudah tidak berada dalam struktur kepengurusan partai.

“Kami menilai Ade Armando sudah terlalu jauh masuk ke ruang yang dia tidak berkewenangan dan dia tidak kompeten,” ujar Bestari.

Ia menegaskan, sejak Kongres PSI di Solo, Ade tidak lagi dilibatkan dalam pengelolaan partai. Menurut Bestari, status Ade hanya sebagai kader biasa yang sempat diberi kesempatan maju sebagai calon anggota legislatif dari PSI.

“Untuk diketahui masyarakat umum juga bahwa Armando tidak pernah dilibatkan dalam pengelolaan PSI pasca kongres Solo. Sekedar anggota biasa yang kebetulan pernah diberi kesempatan untuk jadi Caleg PSI,” katanya.

Baca Juga:  Figur Calon Ketua Umum PBNU Mulai Bermunculan, Jelang Muktamar ke-35 NU

Sebelumnya, publik ramai membahas potongan video siniar kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking. Dalam wawancara itu, Ade mengaku mendengar adanya tekanan internal agar dirinya segera diberhentikan dari PSI demi mendukung proses rebranding partai.

“Kalau Anda bilang ada enggak tekanan gitu ya. Sebetulnya, saya udah dengar suara-suara di dalam PSI yang mengatakan bahwa saya harus diberhentikan, dikeluarkan,” ujar Ade.*

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA