ISLAM LIVE – Arab Saudi memperkuat upaya pelestarian warisan peradaban Islam melalui pendirian Pusat Kaligrafi Arab Global Pangeran Mohammed bin Salman. Arab Saudi memperkuat pelestarian warisan peradaban Islam melalui pendirian Pusat Kaligrafi Arab Global Pangeran Mohammed bin Salman. Dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), Minggu (19/7/2026), Pusat Kaligrafi tersebut dirancang sebagai episentrum pendidikan, penelitian, pameran, dan pengembangan kaligrafi Arab di tingkat internasional.
Pusat tersebut dibangun bukan hanya untuk menampilkan keindahan seni kaligrafi, tetapi juga menjadi ruang yang menghubungkan sejarah, pendidikan, penelitian, dan pelestarian khazanah Islam. Kehadirannya diharapkan mampu memperkenalkan nilai sejarah kaligrafi Arab kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda.
Menurut laporan SPA News, pusat kebudayaan ini didedikasikan untuk mengangkat kaligrafi Arab sebagai salah satu unsur penting identitas peradaban Islam. Berbagai program disiapkan, mulai dari pendidikan, penelitian, penyelenggaraan pameran, hingga kegiatan budaya yang bertujuan memperluas pemahaman terhadap nilai-nilai sejarah masyarakat dan seni kaligrafi.
Kompleks pusat kaligrafi tersebut berdiri di atas lahan lebih dari 5.000 meter persegi dengan luas bangunan melebihi 9.000 meter persegi. Desainnya juga mengadopsi konsep pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan energi surya, pencahayaan alami, serta penggunaan batu basal vulkanik sebagai material utama.
Bangunan tiga lantai itu dilengkapi museum permanen, ruang pameran, perpustakaan, studio kaligrafi, teater, ruang pelatihan, dan fasilitas administrasi. Museum permanennya menyimpan lebih dari 56 koleksi yang menggambarkan perkembangan kaligrafi Arab, mulai dari manuskrip awal Al-Qur’an, koin-koin Islam, hingga karya kaligrafi kontemporer.
Selain menampilkan perjalanan sejarah kaligrafi, museum tersebut juga mendokumentasikan penyebaran tradisi tulis Arab ke berbagai kawasan dunia Islam, seperti Afrika, Tiongkok, dan India. Kehadiran pusat ini menjadi bagian dari upaya menjaga warisan intelektual Islam sekaligus memperkuat pengenalan budaya Islam kepada masyarakat global.
