ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menjadikan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) sebagai fondasi transformasi digital dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).
Peluncuran SIMPEG dilakukan dalam rangkaian Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari komitmen Kemenhaj untuk mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat tata kelola ASN yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
“Sebagai kementerian baru, Kementerian Haji dan Umrah membutuhkan tata kelola manajemen ASN yang modern, terintegrasi, dan berbasis data. Karena itu, Sistem Informasi Kepegawaian hadir sebagai bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan manajemen kepegawaian,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI, Teguh Dwi Nugroho.
Teguh menjelaskan, SIMPEG dirancang untuk menyediakan data kepegawaian yang akurat, terintegrasi, dan mutakhir. Sistem tersebut juga mendukung pengelolaan karier ASN, pengembangan kompetensi, manajemen talenta, serta penerapan sistem merit sebagai dasar pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Kemenhaj.
Menurutnya, keberhasilan implementasi SIMPEG tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada komitmen seluruh ASN dalam menjaga kualitas data kepegawaian agar tetap benar, lengkap, dan mutakhir. Data yang akurat akan menjadi landasan penyusunan kebijakan kepegawaian yang objektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional dan berintegritas.
Teguh berharap kehadiran SIMPEG dapat memperkuat tata kelola manajemen ASN sekaligus mempercepat transformasi birokrasi di Kementerian Haji dan Umrah. Melalui sistem yang terintegrasi, pengelolaan data kepegawaian diharapkan semakin transparan dan akuntabel sehingga mampu mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih baik.
Peluncuran SIMPEG dihadiri jajaran pimpinan Kemenhaj serta perwakilan Dinas Pembinaan Mental (Disbintal) TNI Angkatan Darat. Dengan sistem ini, Kemenhaj menargetkan terbangunnya manajemen ASN yang profesional, modern, adaptif, dan berintegritas sebagai fondasi penguatan organisasi.
