Di Belakang Trump, Xi Jinping Curhat ke Putin: Perang di Timur Tengah Tidak Bijak

6 views
Rusia - China perkuat kerjasama strategis komprehensif

ISLAM LIVE – Presiden China Xi Jinping (Xi) menyampaikan pandangannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin (Putin) terkait suhu konflik di Timur Tengah yang masih tinggi. Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Beijing, Xi menilai kelanjutan perang hanya akan memperburuk situasi global, terutama di sektor energi dan perdagangan internasional.

“Gencatan senjata komprehensif sangat mendesak, melanjutkan permusuhan bahkan tidak bijaksana, dan menjaga negosiasi sangat penting,” kata Xi kepada Putin, menurut kantor berita Xinhua, 20/5/2026, sebuah kantor berita di bawah pengawasan Dewan Negara, China.

Pertemuan Xi dan Putin digelar di Beijing pada 20 Mei 2026. Kunjungan tersebut merupakan agenda resmi kenegaraan selama dua hari yang bertujuan memperkuat hubungan strategis China–Rusia, termasuk kerja sama energi, perdagangan, teknologi, serta pembahasan situasi geopolitik dunia yang semakin memanas.

Baca Juga:  Ribuan Muslim Syiah Pakistan Diusir dari UEA, Harta Disita dan Rekening Dibekukan

Dalam pembicaraan itu, isu Timur Tengah menjadi perhatian utama kedua pemimpin. Xi menegaskan kawasan tersebut kini berada di titik kritis antara perang dan perdamaian. Ia juga meminta seluruh pihak menahan diri demi menjaga stabilitas rantai pasok global dan keamanan energi dunia.

Pertemuan Xi dan Putin berlangsung hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan lawatan diplomatik yang juga membahas konflik Iran dan eskalasi militer di kawasan Teluk. Situasi tersebut membuat Beijing dan Moskow semakin vokal menyerukan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dibanding operasi militer terbuka.

Selain membahas Timur Tengah, China dan Rusia juga menandatangani puluhan kerja sama baru di bidang ekonomi dan teknologi. Kedua negara kembali menegaskan hubungan mereka sebagai “kemitraan strategis komprehensif” di tengah meningkatnya ketegangan global dengan Barat.

Baca Juga:  Diomeli MBS, Trump Stop Operasi Militer Project Freedom
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA