ISLAM LIVE – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi pementasan Home Sweet Loan The Musical di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Pementasan tersebut dinilai menunjukkan potensi komersialisasi kekayaan intelektual (IP) melalui alih wahana dari novel, film, hingga seni pertunjukan dan musik.
“Home Sweet Loan menjadi bukti dengan kolaborasi, para pejuang ekraf dapat terus melakukan IP commercialization, yang bukan hanya menampilkan karya baru, tetapi juga menimbulkan efek ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Irene.
Karya yang diadaptasi dari novel Almira Bastari itu sebelumnya menjadi film yang meraih 1,7 juta penonton pada 2024. Versi musikalnya dijadwalkan berlangsung dalam 23 pertunjukan pada 30 September–18 Oktober 2026.
Irene menilai ekspansi IP tersebut dapat memperluas ekosistem ekonomi kreatif. Kementerian Ekonomi Kreatif juga menyatakan komitmen mendampingi pelaku ekraf memperluas skala bisnis berbasis IP dan membuka lapangan kerja di sektor seni pertunjukan.
“Pesan buat para pejuang yang ada di luar sana, know your boundaries and know yourself. Penggambaran financial planning dalam pentas ini sangat penting karena, buat saya, Indonesia sangat membutuhkan financial planning tersebut,” ujar Irene.
