Ribuan Muslim Syiah Pakistan Diusir dari UEA, Harta Disita dan Rekening Dibekukan

11 views

ISLAM LIVE – Kebijakan Uni Emirat Arab terhadap ribuan warga Syiah asal Pakistan memicu sorotan internasional. Ribuan pekerja migran yang selama puluhan tahun tinggal di negara Teluk itu dilaporkan dipaksa meninggalkan UEA tanpa kejelasan hukum dan perlindungan hak sipil.

Laporan yang dikutip dari Pars Today menyebutkan, otoritas UEA mencabut izin tinggal ribuan warga Pakistan secara mendadak. Mereka dipulangkan ke negara asal setelah bertahun-tahun bekerja dan membangun kehidupan di kawasan Teluk tersebut.

Bukan hanya deportasi, tindakan itu juga disertai penyitaan aset pribadi. Rekening bank dibekukan, properti tidak dapat diakses, bahkan sebagian korban disebut kehilangan dokumen identitas sebelum dipulangkan ke Pakistan.

Kasus ini memunculkan tudingan adanya tindakan diskriminatif terhadap komunitas Syiah Pakistan. Banyak korban mengaku tidak pernah diberi penjelasan resmi terkait alasan pencabutan izin tinggal mereka oleh pemerintah UEA.

Baca Juga:  Jaksa Dinilai Gamang Tangani Kasus Roy Suryo, Ijazah Jokowi Jadi Sorotan

Sorbehi Gupta, redaktur kawasan Asia Tenggara untuk majalah New Lines, mengatakan, “Dalam tindakan hukuman ini, UEA telah mengusir 15.000 warga Pakistan yang selama dua dekade terakhir menganggap negara Teluk itu sebagai rumah mereka.”

Ia menambahkan, “Banyak dari mereka yang diusir pergi ke UEA dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang layak, kemudian diusir keluar dari negara itu tanpa alasan yang jelas.” kata Gupta

“Banyak dari mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka dibawa ke pusat tahanan dan diterbangkan ke Pakistan tanpa diberikan dokumen identitas,” lanjut Gupta dalam keterangannya terkait nasib para pekerja migran tersebut.

“Mereka juga mengatakan bahwa rekening bank mereka dibekukan oleh UEA,” ujarnya lagi. Pernyataan itu memperkuat dugaan bahwa tindakan yang dilakukan bukan sekadar deportasi administratif biasa.

Baca Juga:  Alarm Kesehatan Dunia! WHO Pantau Risiko Penyebaran Wabah Hantavirus

Peristiwa ini menimbulkan kecemasan besar di kalangan diaspora Pakistan di kawasan Teluk. Banyak keluarga kini kehilangan sumber penghasilan utama setelah kepala keluarga mereka dipulangkan tanpa harta maupun kepastian hukum.

15.000 warga Syiah Pakistan diusir dari UEA. Bukan sekadar dipulangkan, tetapi harta disita, rekening dibekukan, identitas ditahan, harapan dua dekade pupus dalam semalam. Ini bukan deportasi biasa, ini penghancuran hidup secara sistematis, tanpa pengadilan, tanpa belas kasihan.*

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA