Mengenal Ho Chi Minh: Bapak Bangsa Vietnam yang Lahir Hari Ini di Era Indochina Prancis

15 views
Sumber: Foto oleh Markus Winkler: https://www.pexels.com

ISLAM LIVE – Kalau kamu pernah jalan-jalan ke Vietnam, pasti sudah nggak asing lagi dengan wajah pria berjanggut tipis yang ada di lembaran uang Dong. Yup, beliau adalah Ho Chi Minh, sang pahlawan nasional sekaligus pendiri negara Vietnam modern.

Tepat hari ini, 19 Mei, pada tahun 1890 silam, pria yang akrab disapa “Paman Ho” ini lahir di sebuah desa kecil di wilayah yang saat itu masih bernama Indochina Prancis.

Nah, buat menemani kopi sore kamu, yuk kita kulik singkat perjalanan hidupnya yang super epik dan penuh petualangan!

 

Dari Pelayan Kapal Sampai Jadi Tokoh Revolusi

Lahir dengan nama Nguyen Sinh Cung, masa muda Ho Chi Minh nggak langsung diisi dengan pidato-pidato politik di podium megah. Dia adalah seorang pengembara sejati.

Demi melihat dunia dan belajar cara memerdekakan bangsanya dari cengkeraman kolonial Prancis, Ho Chi Minh muda nekat bekerja sebagai juru masak dan pelayan di kapal Prancis. Petualangan ini membawanya keliling dunia, mulai dari Prancis, Inggris, Amerika Serikat, hingga Rusia.

Baca Juga:  Jenderal AS Kesal Dicecar DPR Terkait Perang Lawan Iran: Harus Berapa Lagi Masyarakat Amerika yang Meninggal?

Selama merantau inilah, pemikiran kritisnya makin terasah. Dia mulai aktif di dunia politik internasional dan memakai nama “Ho Chi Minh” yang berarti “Dia yang Mencerahkan”.

 

Pulang Kampung demi Angkat Senjata
Setelah puluhan tahun mengembara dan menyerap berbagai ideologi, Ho Chi Minh akhirnya pulang ke Vietnam pada tahun 1941. Kondisinya saat itu lagi carut-marut karena Perang Dunia II, di mana Jepang gantian menjajah Vietnam.

Nggak pakai lama, beliau langsung mendirikan gerakan gerilya bernama Viet Minh. Dengan strategi perang gerilya yang cerdik, mereka berhasil mendesak mundur pasukan Jepang. Puncaknya, pada 2 September 1945, Ho Chi Minh dengan bangga memproklamasikan kemerdekaan Republik Demokratik Vietnam.

Meskipun namanya besar di panggung politik dunia, Ho Chi Minh dikenal sebagai pemimpin yang super duper bersahaja. Dia ogah tinggal di istana gubernur peninggalan Prancis yang mewah. Paman Ho lebih memilih tinggal di sebuah rumah panggung kayu sederhana di samping kolam ikan.

Baca Juga:  Jejak Guru Indonesia di Negeri Gajah Putih

Pakaian dinasnya pun sangat ikonik, yaitu baju khaki sederhana dan sandal karet yang dibuat dari ban bekas. Kesederhanaan inilah yang bikin rakyat Vietnam begitu menghormati dan menyayanginya seperti keluarga sendiri.

 

Warisan yang Abadi Hingga Kini

Meski beliau wafat pada tahun 1969 sebelum melihat Vietnam benar-benar bersatu pasca-Perang Vietnam, namanya tetap abadi. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, kota terbesar di Vietnam Selatan, Saigon, resmi diubah namanya menjadi Ho Chi Minh City pada tahun 1976.

Kisah hidup Ho Chi Minh jadi bukti kalau mimpi besar untuk memerdekakan bangsa bisa dimulai dari mana saja—bahkan dari seorang pemuda desa yang nekat merantau jadi pelayan kapal.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA