Purbaya: Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Negatif

5 views
ILUSTRASI: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

ISLAM LIVE – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini lebih banyak dipicu oleh sentimen negatif terhadap kondisi perekonomian nasional. Menurutnya, persepsi yang berkembang di pasar tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia saat ini.

“Kendala utamanya adalah persepsi negatif terhadap ekonomi kita, yang nggak terlalu benar. Karena APBN kita bagus, ekonominya tumbuh cukup bagus. Sampai sekarang kalau kita ke mana-mana semuanya economic activity meningkat. Tapi ketika persepsi dibilang kita mau hancur, segala macam, sebagian orang terpengaruh,” ujar Purbaya di Jakarta, Sabtu 6/6/2026.

Purbaya menegaskan kondisi ekonomi Indonesia masih terjaga. Dia menilai kinerja APBN tetap kuat, sementara aktivitas ekonomi di berbagai daerah masih menunjukkan pertumbuhan yang positif. Karena itu, pemerintah berupaya memperkuat kepercayaan pasar agar sentimen negatif yang berkembang tidak terus menekan nilai tukar rupiah.

Baca Juga:  Fantastis! Kontribusi Industri Halal pada Perekonomian Nasional Capai 27 Persen

Pemerintah bersama Bank Indonesia akan meningkatkan koordinasi guna menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat keyakinan investor terhadap prospek perekonomian nasional. “Itu yang akan kita hilangkan dengan kerja sama yang lebih erat dengan bank sentral. Sebelumnya juga erat, cuma kita lebih eratkan lagi,” katanya.

Optimisme tersebut juga didukung oleh realisasi belanja negara yang terus meningkat. Di mana sebelumnya Purbaya melaporkan hingga Mei 2026, belanja negara tercatat mencapai Rp1.365,4 triliun atau 35,5 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp3.842,7 triliun.

“Belanja negara tetap tumbuh 34,4 persen. Bagus, artinya sesuai dengan target ya, kita selalu ingin mempercepat belanja mencapai Rp1.365,4 triliun,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat 5/6/2026.

Baca Juga:  Saham-Saham Syariah di Bursa Efek yang Punya Fundamental Kuat
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA