AMPHURI Ingatkan Celah Penyalahgunaan Visa Umrah Multiple Entry oleh Oknum Travel

1 views
AMPHURI menyambut baik kebijakan visa umrah multiple entry Arab Saudi yang berlaku satu tahun. Namun, pemerintah diminta mengantisipasi potensi penyalahgunaan oleh travel umrah nakal

ISLAM LIVE – Di balik kemudahan yang ditawarkan visa umrah multiple entry, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan oleh oknum penyelenggara perjalanan yang tidak bertanggung jawab.

Kepala Bidang Umrah AMPHURI, Habib Barak Wan, menilai kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi tersebut tetap memerlukan pengawasan agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang menghimpun jemaah di luar mekanisme resmi.

“Kelemahannya itu gampang digunakan oleh pengepul umrah mandiri, itu yang berbahaya,” tegas Habib di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Meski demikian, Habib tetap mengapresiasi penerapan visa umrah masuk ganda karena memberikan kemudahan bagi jemaah yang ingin beribadah lebih dari satu kali dalam masa berlaku visa.

Baca Juga:  Kemenhaj Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Produk Lokal Jadi Prioritas

Menurutnya, jemaah tetap diwajibkan mengikuti prosedur yang ditetapkan penyedia layanan (syarikah), termasuk melaporkan setiap perjalanan serta memastikan data akomodasi telah terverifikasi dalam sistem.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya mengumumkan bahwa visa umrah multiple entry berlaku selama 365 hari sejak diterbitkan. Pemegang visa dapat keluar masuk Arab Saudi berkali-kali dengan batas akumulasi masa tinggal maksimal 90 hari.

Selain itu, visa tersebut tidak berlaku selama musim haji. Setiap perjalanan juga tetap mewajibkan jemaah membeli paket layanan dari penyedia resmi yang terdaftar di platform Nusuk serta mengajukan izin umrah melalui aplikasi tersebut sebelum keberangkatan.

AMPHURI berharap kemudahan yang diberikan melalui kebijakan baru ini tetap diiringi dengan pengawasan yang ketat agar manfaatnya dapat dirasakan jemaah tanpa membuka peluang terjadinya penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Polisi Malaysia: Radikalisasi Remaja Kini Lebih Banyak Dipicu Kemarahan daripada Ideologi
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA