ISLAM LIVE – Sebanyak 28 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi mengikuti Computer Assisted Test (CAT) Gelombang I di UPT BKN Kanreg Lampung, Sabtu (5/9/2026). Pelaksanaan seleksi tersebut dipantau langsung Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Puji Raharjo.
Tes berlangsung selama 90 menit, mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Puji menegaskan bahwa seleksi petugas haji tidak hanya ditujukan untuk mencari peserta yang mampu melewati ujian, tetapi juga calon petugas yang memiliki integritas, kesiapan mental, dan komitmen terhadap pelayanan jemaah.
“Menjadi petugas haji bukan sekadar mendapatkan penugasan, tetapi menerima amanah untuk melayani jemaah. Karena itu, integritas dan komitmen pelayanan harus menjadi yang utama,” ujar Puji.
Menurutnya, petugas haji akan menghadapi jemaah dengan latar belakang, usia, dan kondisi yang beragam. Karena itu, selain memiliki pengetahuan dan kompetensi teknis, petugas juga dituntut mampu berkomunikasi, bekerja sama, serta mengambil keputusan secara tepat ketika menghadapi persoalan di lapangan.
Puji juga meminta peserta mengikuti seluruh proses seleksi dengan baik. Menurutnya, mekanisme CAT menjadi bagian dari proses seleksi untuk menilai kemampuan dan kompetensi peserta secara objektif.
Pelaksanaan CAT tersebut turut dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung H.M. Ansori, Kabag Umum dan BMN Setditjen Bina PHU Kemenhaj RI H. Hayatul Islam, Kabag TU Kanwil Kemenhaj Lampung H. Djoni Adhan, serta Kabid Bina dan Layanan Kanwil Kemenhaj Lampung H. Akhor Wiwit Sudiono.
Sementara itu, H.M. Ansori berharap pelaksanaan CAT dapat menghasilkan calon petugas terbaik yang mampu membawa nama baik Lampung sekaligus memberikan pelayanan optimal kepada jemaah.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi yang dilaksanakan secara terukur dan transparan menjadi bagian penting dalam membangun kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
