Malaysia Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditukar dengan Kepentingan Ekonomi

1 views
Anwar Ibrahim Bertekad Usir Warga Israel dari Malaysia

ISLAM LIVE – Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa dukungannya terhadap perjuangan Palestina tidak akan berubah meskipun muncul tekanan dari sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat yang meminta pencabutan larangan masuk bagi warga negara ‘Israel’.

Isu tersebut mencuat setelah beberapa legislator AS mengkritik kebijakan imigrasi Malaysia dan mengaitkannya dengan peluang peningkatan hubungan ekonomi serta kerja sama internasional.

Menanggapi hal itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menolak tuntutan tersebut dan menegaskan bahwa kebijakan luar negeri negaranya tidak akan ditentukan oleh tekanan politik dari negara lain.

“Permintaan itu sama sekali tidak masuk akal. Malaysia memiliki hak untuk menentukan kebijakan luar negerinya sendiri dan kami tidak akan tunduk pada tekanan semacam itu,” ujar Anwar Ibrahim, dikutip South China Morning Post, 23 Juli 2026.

Baca Juga:  Salah Card, Cara Kreatif Membiasakan Anak Salat Lima Waktu

Anwar menambahkan bahwa sikap Malaysia terhadap ‘Israel’ dilandasi komitmen mendukung hak-hak rakyat Palestina yang hingga kini belum terpenuhi.

“Posisi kami jelas dan konsisten. Selama hak-hak rakyat Palestina belum dipenuhi, kami tidak melihat alasan untuk mengubah kebijakan tersebut,” katanya.

Menurut laporan South China Morning Post dan Philippine Daily Inquirer, isu tersebut berkembang di tengah meningkatnya perhatian terhadap hubungan Malaysia dengan investor dan perusahaan teknologi asing. Sejumlah kelompok bisnis di Amerika Serikat disebut menghubungkan kebijakan Malaysia terhadap ‘Israel’ dengan iklim investasi dan perdagangan.

Meski demikian, pemerintah Malaysia menegaskan bahwa kebijakan imigrasi maupun sikap politiknya terhadap Palestina tidak dapat dinegosiasikan demi kepentingan ekonomi semata.

Baca Juga:  MUSHIDA: Perlindungan Anak Butuh Sinergi Semua Pihak

Hubungan Malaysia dan Amerika Serikat sejauh ini tetap berjalan baik di berbagai sektor, seperti perdagangan, investasi, pendidikan, dan keamanan regional. Namun, persoalan Palestina masih menjadi salah satu isu yang kerap memunculkan perbedaan pandangan antara kedua negara.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA