ISLAM LIVE – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan negaranya memiliki peluang untuk mengendalikan kebakaran hutan yang melanda sejumlah wilayah pada akhir pekan ini.
Sanchez mengatakan pemerintah tengah memaksimalkan kesempatan yang ada untuk menekan laju penyebaran api, melindungi masyarakat, dan mengendalikan kebakaran yang telah menghanguskan puluhan ribu hektare lahan.
“Kami memiliki peluang pada akhir pekan ini untuk memerangi kebakaran hutan dan, karena itu, melindungi nyawa, melindungi permukiman penduduk, serta pada akhirnya mengendalikan kebakaran hutan yang sangat serius ini semaksimal mungkin,” ujar Sanchez, seperti lansiran Reuters pada 26/07/26.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung kawasan terdampak di Provinsi Avila, di tengah upaya besar mengatasi kebakaran yang juga melanda Madrid dan Toledo.
Menurut pemerintah Spanyol, lebih dari 45.000 hektare lahan telah terbakar di tiga provinsi utama, yakni Avila, Madrid, dan Toledo. Secara nasional, luas lahan yang terbakar sejak awal tahun telah melampaui 150.000 hektare, enam kali lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kebakaran juga terjadi di Provinsi Castellon, wilayah timur Spanyol, yang telah menghanguskan lebih dari 4.300 hektare lahan. Otoritas setempat menyatakan api masih belum terkendali karena kondisi cuaca yang tidak mendukung proses pemadaman.
Sementara itu, Uni Eropa mengerahkan bantuan melalui mekanisme perlindungan sipil dengan mengirim pesawat pemadam kebakaran dari Yunani dan Italia, serta lebih dari 100 personel militer dari Portugal. Pemerintah Spanyol juga berencana menetapkan status darurat perlindungan sipil untuk wilayah terdampak guna mempercepat penyaluran bantuan dan pemulihan pascabencana.
