Putin Tiba di India, Perang Iran dan Ukraina Bayangi KTT BRICS

2 views
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian berjabat tangan dalam pertemuan di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek pada 1 September 2026

ISLAM LIVE – Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di New Delhi, India, Jumat, menjelang pelaksanaan KTT BRICS yang diikuti 11 negara. Pertemuan tersebut diperkirakan membahas berbagai tantangan global, termasuk perang di Timur Tengah dan Ukraina serta persoalan ekonomi.

Putin tiba di Palam Air Force Station, New Delhi, dan disambut Menteri Negara Urusan Luar Negeri India Kirti Vardhan Singh. Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, sementara Presiden China Xi Jinping juga diperkirakan bertemu Modi di sela-sela pertemuan dua hari tersebut.

“Konflik Teluk akan menjadi garis patahan utama kali ini selama KTT BRICS,” kata Harsh V. Pant dari Observer Research Foundation kepada AFP.

Baca Juga:  Diomeli MBS, Trump Stop Operasi Militer Project Freedom

Menurutnya, perluasan BRICS yang sebelumnya dipandang sebagai sebuah pencapaian kini justru menjadi tantangan bagi kelompok tersebut karena perbedaan posisi di antara negara anggotanya.

Kehadiran Pezeshkian dalam KTT BRICS menjadi perhatian khusus karena merupakan kunjungan pertamanya ke India sebagai presiden Iran sekaligus kunjungan pertama presiden Iran ke negara tersebut dalam delapan tahun. Shilan Shah dari Capital Economics menilai perang di Iran akan menjadi ujian berat bagi kohesi BRICS, terlebih para menteri luar negeri negara anggota sebelumnya gagal menyepakati pernyataan bersama dalam pertemuan di New Delhi pada Mei.

India sendiri berupaya menjaga hubungan dengan berbagai pihak. New Delhi memiliki hubungan baik dengan Iran dan Israel, tetapi juga berhati-hati dalam menjaga hubungan dengan Washington. Di tengah krisis energi akibat perang di Iran, India antara lain mengandalkan Rusia, yang menjadi salah satu mitra strategis penting sekaligus pemasok bahan bakar kontroversial bagi India ketika perang Rusia-Ukraina terus berlangsung.

Baca Juga:  Mengapa Hindu Radikal Memusuhi Muslim? Membaca Akar Konflik India melalui Perspektif Al-Biruni
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA