ISLAM LIVE – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), tata kelola kelembagaan, dan pengembangan kajian strategis dalam mendukung pengelolaan keuangan haji yang amanah, profesional, dan berkelanjutan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Tri Gatra, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Melalui kerja sama ini, BPKH akan mengikutsertakan pejabat dan pegawainya dalam berbagai program strategis Lemhannas RI, termasuk Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA), Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan, serta pelatihan internal bagi seluruh pegawai. Kedua lembaga juga akan mengembangkan forum diskusi, seminar, penelitian, dan pertukaran narasumber untuk memperkuat perspektif dalam menghadapi berbagai isu strategis.
“Ke depan, BPKH membutuhkan SDM yang tidak hanya unggul dalam kompetensi profesional dan finansial, tetapi juga memiliki integritas yang kokoh, wawasan kebangsaan yang kuat, serta kemampuan berpikir strategis. Karena itulah kami memandang kolaborasi dengan Lemhannas RI sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kepemimpinan yang mampu menjaga amanah umat dan kepentingan bangsa,” kata Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah.
Fadlul mengatakan penguatan kapasitas SDM menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial dapat memengaruhi pengelolaan investasi dan keuangan haji sehingga membutuhkan SDM dengan kompetensi dan wawasan strategis yang memadai.
Nota kesepahaman tersebut mencakup dua ruang lingkup utama, yakni peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, serta pertukaran informasi dan penyelenggaraan kegiatan ilmiah. Kolaborasi juga diarahkan untuk memperkaya perspektif kedua lembaga dalam menghadapi isu strategis, termasuk pengelolaan dana haji dan pengembangan ekonomi syariah.
Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap kesepakatan yang telah ditandatangani segera diwujudkan melalui program yang konkret dan terukur.
“Kami menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman ini sebagai awal sinergi yang lebih erat antara Lemhannas RI dan BPKH. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi segera ditindaklanjuti melalui implementasi yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi kedua lembaga,” ujar Ace.
Melalui kolaborasi tersebut, BPKH dan Lemhannas RI diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus melahirkan SDM yang memiliki kompetensi profesional, integritas, wawasan kebangsaan, dan kemampuan berpikir strategis dalam mendukung pengelolaan dana haji.
