Rektor UMY Dorong Pemerintah Perkuat Kampus yang Ada Ketimbang Bangun Universitas Baru

6 views
Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia; Rektor UMY Achmad Nurmandi

ISLAM LIVE – Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Achmad Nurmandi mendorong pemerintah untuk memprioritaskan penguatan perguruan tinggi yang telah ada daripada membangun Universitas Republik Indonesia (URI). Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, terutama di bidang sains dan teknologi, dapat dilakukan tanpa harus mendirikan universitas baru.

“Apabila kebutuhannya adalah menyiapkan calon pemimpin pemerintahan atau BUMN, sebenarnya sudah terdapat berbagai jalur pendidikan dan pelatihan yang dapat diperkuat,” ujarnya.

Nurmandi menilai kebutuhan menghasilkan sarjana di bidang STEM, kesehatan, dan kedokteran dapat dipenuhi melalui penguatan program studi yang sudah berjalan. Oleh karena itu, pemerintah dinilai lebih perlu memprioritaskan peningkatan fasilitas laboratorium, pendanaan penelitian, pemerataan dosen, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dunia.

Baca Juga:  Henri Shalahuddin: Pernikahan Fondasi Lahirnya Generasi Beriman

Menurutnya, langkah tersebut lebih efisien karena memanfaatkan infrastruktur dan ekosistem akademik yang telah tersedia.

Ia juga memperhitungkan urgensi pendirian URI apabila tujuannya terutama untuk menyiapkan calon pemimpin pemerintahan maupun badan usaha milik negara (BUMN). Selama ini, kebutuhan tersebut dinilai telah difasilitasi melalui pendidikan kedinasan, program magister, pendidikan eksekutif, hingga pelatihan kepemimpinan.

Selain membutuhkan anggaran yang besar, pembangunan perguruan tinggi baru juga berpotensi membebani keuangan negara jika tidak direncanakan secara matang. Oleh karena itu, pemerintah diminta mengkaji secara komprehensif manfaat, kebutuhan, dan dampak pendirian URI terhadap sistem pendidikan nasional tinggi.
“Setiap kebijakan pendidikan harus dimulai dari permasalahan yang ingin diselesaikan. Setelah kebutuhannya jelas, barulah ditentukan apakah solusinya harus berupa pendirian universitas baru atau cukup melalui penguatan institusi yang sudah berjalan,” tutupnya.

Baca Juga:  Hardiknas di Tengah Turbulensi Global: Mau Dibawa ke Mana Pendidikan Kita?
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA