ISLAM LIVE – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan kemungkinan akan meminta Turki terlibat dalam konflik di Yaman, di tengah tuduhannya bahwa kelompok Houthi meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi dan berupaya mendorong kenaikan harga minyak dunia. Trump juga menuding Iran berada di balik eskalasi terbaru kelompok tersebut.
Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengenai situasi tersebut. Menurut Trump, Houthi kembali meningkatkan eskalasi setelah periode relatif tenang, meskipun AS sebelumnya telah melancarkan serangan intensif terhadap kelompok itu sekitar setahun lalu.
Trump mengklaim operasi militer AS ketika itu dihentikan atas permintaan pihak Houthi. Namun, pernyataan tersebut merupakan versi Trump dan tidak disertai rincian lebih lanjut dalam laporan yang tersedia.
Presiden AS itu juga menuduh Iran berada di balik pergerakan terbaru Houthi dan memperkirakan kelompok tersebut bertindak atas arahan Teheran. Trump turut menyinggung kondisi ekonomi Iran dengan menyebut angka inflasi negara itu mencapai 300 persen, tanpa memberikan rincian mengenai sumber atau periode penghitungan angka tersebut.
Trump menilai serangan Houthi terhadap Arab Saudi merupakan upaya untuk menaikkan harga minyak secara sengaja. Ia juga menyinggung kemungkinan kaitan langkah tersebut dengan pemilihan umum AS, seraya menyebut tindakan itu sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.
