Punya Penyakit Mental, Dua Calon Haji Asal Sumut Dipulangkan

3 views
Jemaah haji memadati Arafah pada puncak haji. (foto: istimewa)

ISLAM LIVE – PPIH Embarkasi Medan memulangkan dua calon haji asal Sumatera Utara karena mengalami gangguan kesehatan mental. Keputusan itu diambil setelah tim kesehatan menemukan kondisi yang dinilai berisiko bagi keselamatan penerbangan dan kenyamanan jamaah lain.

Ketua PPIH Medan Zulkifli Sitorus mengatakan kedua calon haji berasal dari Tapanuli Selatan dan Tanjung Balai.

Pemeriksaan akhir kesehatan menjadi penentu utama sebelum jamaah dinyatakan layak berangkat menuju Tanah Suci.

“Kedua calon haji itu mengalami gangguan saat pemeriksaan akhir kesehatan,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.

Menurut Zulkifli, tim kesehatan embarkasi menemukan satu calon jamaah mengalami dimensia. Sementara satu jamaah lain diketahui mengalami gangguan mental yang berpotensi mengganggu proses perjalanan ibadah haji.

Baca Juga:  Kemenhaj RI Sediakan 452 Armada Bus Sholawat, Layani Jemaah 24 Jam Non-stop

Selain pemeriksaan kesehatan, seluruh jamaah juga menjalani tahapan administrasi seperti pembagian paspor, gelang identitas, hingga kartu Nusuk. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan jamaah sebelum keberangkatan.

“Ada satu mengalami dimensia dan satu lagi gangguan mental,” katanya.

PPIH Medan menilai keputusan pemulangan dilakukan demi menghindari gangguan selama penerbangan menuju Arab Saudi. Perjalanan dari Bandara Kualanamu menuju Madinah diketahui memakan waktu lebih dari delapan jam.

“Jika di pesawat, biasanya pilot meminta tidak dibawa terbang,” ucapnya.

Data PPIH Medan mencatat sebanyak 5.990 calon haji telah diberangkatkan sejak 22 April 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.947 jamaah sudah tiba di Tanah Suci untuk menjalani rangkaian ibadah haji tahun ini.

Baca Juga:  Laboratorium Haji Saudi Beroperasi 24 Jam, Ribuan Sampel Makanan Diuji Cepat

Sebanyak 2.043 calon haji lainnya masih menunggu jadwal keberangkatan di Indonesia. “Jika kesehatan membaik, tahun depan mereka bisa diberangkatkan,” tutup Zulkifli.*

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA