ISLAM LIVE – Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi yang berlayar di Laut Merah.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan kedua kapal tanker yang menjadi sasaran adalah Encelia dan Layla. Menurut Houthi, kedua kapal tersebut diserang menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak karena dianggap melanggar blokade maritim yang diberlakukan kelompok itu. Hingga kini, klaim mengenai serangan terhadap kapal Layla belum dapat diverifikasi secara independen.
“Kami menargetkan dua kapal tanker minyak Arab Saudi, ENCELIA dan LAYLA, karena melanggar keputusan blokade yang dikeluarkan angkatan bersenjata,” kata Yahya Saree.
Ia menambahkan operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Houthi menegakkan blokade maritim yang telah diumumkan sebelumnya.
Arab Saudi kemudian mengonfirmasi kapal tanker Encelia mengalami kebakaran di bagian haluan setelah terkena serangan saat berlayar di Laut Merah. Meski demikian, seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan pihak berwenang telah mengamankan kapal serta mengambil langkah untuk mencegah dampak terhadap lingkungan laut.
Arab Saudi menyatakan serangan terhadap kapal komersial tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan norma yang menjamin keselamatan pelayaran. Sementara itu, badan pemantau pelayaran Inggris UK Maritime Trade Operations (UKMTO) juga melaporkan sebuah kapal tanker dihantam proyektil hingga memicu kebakaran di Laut Merah tanpa menimbulkan korban jiwa.
Serangan ini terjadi beberapa hari setelah Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi. Insiden tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran di Laut Merah, yang menjadi salah satu rute penting pengiriman minyak dunia di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
