AS Lancarkan Gelombang Serangan Baru ke Iran, Targetkan Fasilitas IRGC

3 views
Pasukan AS melancarkan serangan yang menurut militer bertujuan untuk menargetkan kemampuan militer Iran.

ISLAM LIVE – Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran pada Kamis (30/7/2026), dengan menyasar puluhan fasilitas milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di sejumlah wilayah, terutama kawasan selatan negara tersebut.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan serangan itu dilakukan setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap pasukan Amerika Serikat sehari sebelumnya. Sasaran serangan terbaru mencakup pusat komando militer, fasilitas rudal dan pesawat nirawak, lokasi pengawasan serta pertahanan pesisir, dan kemampuan maritim Iran.

“Gelombang serangan berat terhadap Iran,” demikian pernyataan CENTCOM dalam unggahan di X, yang menyebut puluhan target IRGC menjadi sasaran dalam operasi tersebut.

Serangan berlangsung di sejumlah wilayah selatan Iran, terutama kawasan yang berada di sepanjang Teluk dan Selat Hormuz. Serangan tersebut juga menyasar Pulau Qeshm, wilayah strategis yang berada di dekat jalur pelayaran penting tersebut.

Baca Juga:  Diomeli MBS, Trump Stop Operasi Militer Project Freedom

Pejabat Iran mengatakan sebuah bangunan permukiman di Pulau Qeshm terkena serangan. Tiga orang dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan, sementara dua orang lainnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Ledakan juga terdengar hingga Kota Bandar Abbas di Provinsi Hormozgan. Otoritas setempat menyebut Pulau Qeshm mengalami pemadaman listrik dan petugas dikerahkan untuk memulihkan pasokan listrik serta membersihkan puing-puing.

Di Provinsi Khuzestan, wakil menteri keamanan mengatakan kepada televisi pemerintah Iran bahwa pasukan Amerika Serikat menyerang sejumlah lokasi di Abadan. Kantor berita Tasnim juga melaporkan serangan di pinggiran Kota Kazerun, Provinsi Fars, serta dua ledakan keras di Pulau Kish.

Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan perlawanan Tehran akan terus berlanjut selama ancaman Amerika Serikat masih berlangsung. Sementara itu, operasi di bandara Pulau Kish dan layanan feri penumpang dilaporkan tetap berjalan tanpa gangguan.

Baca Juga:  Trump Klaim Xi Jinping Janji Tak Akan Pasok Senjata ke Iran

Serangan terbaru tersebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya berjanji akan menyerang Iran secara masif setelah Iran menyerang pangkalan yang menjadi lokasi penempatan pasukan Amerika Serikat di Yordania.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA