ISLAM LIVE – Pemerintah mendorong media lokal memanfaatkan ekonomi digital untuk memperluas pasar UMKM, mempromosikan pariwisata, dan mengembangkan sumber pendapatan baru guna memperkuat ekonomi daerah. Namun, transformasi bisnis tersebut diingatkan agar tetap menjaga independensi editorial dan kredibilitas informasi.
“Dalam memperluas peluang bisnis tentu harus tetap diimbangi dengan independensi editorial dan kredibilitas informasi, karena kepercayaan publik merupakan modal utama keberlanjutan industri media,” pungkas Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto dalam acara Local Media Summit 2026, Jumat (23/10/2026).
Menurut Haryo, perubahan lanskap periklanan mendorong media lokal mendiversifikasi pendapatan melalui konsep Beyond Media, termasuk layanan kreatif, pengelolaan komunitas, dan kegiatan bernilai komersial.
Pemerintah juga menyoroti potensi ekonomi digital Indonesia. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 yang dikutip dalam siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, nilai transaksi bruto ekonomi digital Indonesia mendekati USD100 miliar dan tumbuh sekitar 14 persen secara tahunan.
Di sisi lain, pemerintah menargetkan pengembangan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030 untuk mendukung transformasi digital dan daya saing ekonomi nasional.
