ISLAM LIVE – Anggota DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah daerah memperkuat mitigasi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Timur melalui solusi jangka panjang, bukan sekadar bantuan darurat dan pemadaman api.
“Kita prihatin melihat saudara-saudara kita di berbagai daerah harus menghadapi krisis air, sementara pada saat yang sama kebakaran terjadi di sejumlah kawasan pegunungan. Kejadian seperti ini berulang hampir setiap musim kemarau. Karena itu yang harus diperkuat adalah mitigasinya. Jangan menunggu sumur mengering atau hutan terbakar baru semua bergerak,” kata Said dalam rilis di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Ia menegaskan, bantuan tangki air perlu disertai penyediaan sumber air berkelanjutan dan pemulihan hutan pascakebakaran. Menurutnya, kerusakan hutan dapat mengganggu daerah tangkapan air dan memperburuk dampak kekeringan bagi masyarakat.
“Ukuran keberhasilan kita bukan berapa banyak tangki yang dikirim atau berapa kali kita memadamkan api. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah semakin sedikit desa yang setiap tahun mengalami krisis air dan semakin kecil kawasan hutan yang terbakar. Itulah mitigasi yang harus kita bangun bersama,” pungkas Said.
Ia juga menyebut kader PDI Perjuangan telah menyalurkan bantuan air bersih di sejumlah daerah serta membantu penanganan karhutla di Jawa Timur.
