Wantimpres Bahas APBN 2027, Bagaimana dengan Efisiensi Anggarannya?

0 views

ISLAM LIVE – Rapat pleno ketiga Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada Kamis (22/10/2026) menyoroti arah fiskal APBN 2027 sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai efisiensi dan akuntabilitas lembaga penasihat Presiden tersebut.

“Kami ingin memperoleh gambaran tentang postur kebijakan fiskal kita. Di Wantimpres, kami ada tiga bidang, yaitu politik, hukum, dan keamanan; kesejahteraan sosial, agama, dan budaya; serta ekonomi dan keuangan, tetapi, fiskal bukan hanya terkait dengan bidang ekonomi dan keuangan. Bidang-bidang yang lain juga sangat terkait dengan kita,” ujar Pratikno di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Suahasil menegaskan komitmen pemerintah menjaga kredibilitas anggaran. “Pemerintah akan terus menjaga APBN sebagai instrumen yang menumbuhkan ekonomi, melindungi masyarakat, dan tetap kredibel, sehingga pertumbuhan dapat terus terjaga, kesejahteraan meningkat, dan stabilitas ekonomi tetap kuat,” katanya.

Baca Juga:  Muhammadiyah Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Jaga Etika Bisnis dan Nilai-nilai Islam

Namun, komposisi Wantimpres yang beranggotakan 26 orang turut memunculkan sorotan mengenai beban anggaran. Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira memperkirakan belanja gaji dan tunjangan anggota dapat mencapai Rp25–30 miliar per tahun, belum termasuk fasilitas dan operasional.

Di sisi hukum, permohonan uji materiil terhadap UU Nomor 64 Tahun 2024 tentang Wantimpres mempersoalkan ketiadaan batas maksimal jumlah anggota karena dinilai berpotensi menimbulkan beban APBN yang tidak terukur.

Perdebatan ini menempatkan kredibilitas kebijakan fiskal dan tata kelola Wantimpres dalam satu persoalan: bagaimana memastikan fungsi pemberian nasihat kepada Presiden berjalan sejalan dengan prinsip efisiensi dan akuntabilitas.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA