ISLAM LIVE – Fenomena cuaca panas pada siang hari yang berubah menjadi hujan deras di sore hingga malam kini semakin sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada awal Mei 2026. Kondisi itu disebut sebagai tanda masa pancaroba.
Dalam laporan mingguan periode 1 hingga 7 Mei 2026, BMKG menjelaskan Indonesia sedang memasuki fase peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau yang ditandai perubahan pola cuaca cukup ekstrem dalam satu hari.
BMKG menyebut penguatan Monsun Australia menjadi salah satu faktor utama. Angin timuran mulai dominan membawa massa udara kering dari Australia ke wilayah Indonesia sehingga memengaruhi kondisi atmosfer nasional.
Namun kondisi tersebut tidak langsung menghilangkan potensi hujan. Hujan lokal tetap sering muncul pada sore hingga malam hari dengan durasi singkat tetapi berintensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
“Kombinasi radiasi matahari tinggi dan kelembapan udara yang masih cukup menjadi penyebab utama pola panas siang dan hujan sore,” tulis BMKG dalam laporannya seperti dikutip pada Senin (4/5/2026).
Selain faktor lokal, BMKG juga menyoroti pengaruh dinamika atmosfer global dan regional. Salah satunya adalah fenomena Madden-Julian Oscillation atau MJO yang kini berada pada fase aktif di kawasan Samudra Hindia.
Aktivitas MJO diprakirakan melintasi sebagian besar wilayah Indonesia mulai dari Sumatra, Jawa, Sulawesi hingga Papua. Fenomena itu meningkatkan suplai uap air dan memperbesar peluang terbentuknya awan hujan konvektif.
BMKG menegaskan pola panas siang dan hujan sore merupakan karakter umum pada masa pancaroba. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara mendadak.
Hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang disebut berpotensi muncul terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi itu dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat hingga risiko bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah.
Masyarakat diimbau memantau perkembangan prakiraan cuaca secara berkala. BMKG juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan mengingat perubahan cuaca kini berlangsung sangat cepat.*
