SLAM LIVE – Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd di Madinah, Arab Saudi, mencatat rekor baru dengan menerima lebih dari 1,3 juta pengunjung dari berbagai negara sepanjang tahun Hijriah 1447. Capaian tersebut menjadi jumlah kunjungan tertinggi sejak kompleks percetakan mushaf terbesar di dunia itu beroperasi.
Berdasarkan laporan Saudi Press Agency (SPA), Selasa (21/7/2026), peningkatan jumlah pengunjung mencerminkan tingginya minat masyarakat internasional untuk melihat secara langsung proses pencetakan Al-Qur’an sekaligus mengenal layanan yang diberikan kompleks tersebut.
Keberhasilan itu juga memperkuat posisi Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd sebagai salah satu institusi Islam yang berperan penting dalam pencetakan dan penyebarluasan mushaf ke berbagai belahan dunia.
Pihak kompleks terus melakukan inovasi melalui pemanfaatan teknologi percetakan modern guna menjaga kualitas, ketelitian, dan presisi dalam setiap proses produksi mushaf. Penggunaan sistem tersebut mendukung standar pencetakan yang konsisten sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.
Pengembangan teknologi di kompleks ini juga sejalan dengan arah pembangunan Saudi Vision 2030 yang mendorong penguatan kelembagaan dan transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pelayanan terhadap Al-Qur’an.
Selain menjadi pusat produksi mushaf, Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd juga menghadirkan berbagai fasilitas yang memberikan pengalaman edukatif bagi para pengunjung untuk memahami proses pencetakan kitab suci.
Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, kompleks tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas kontribusinya dalam pemeliharaan dan penyebarluasan Al-Qur’an kepada umat Islam di seluruh dunia.
