ISLAM LIVE – Al Azhar Memorial Garden di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan sekitar 90 persen lahan makam yang dikelolanya telah terjual sejak mulai beroperasi pada 2011. Dari total lahan seluas sekitar 25 hektare dengan lebih dari 20.000 lubang makam, kini hanya tersisa sekitar 10 persen yang belum terisi.
Head of Business Development & Marketing Al Azhar Memorial Garden, Reza Hidayatullah, mengatakan tingginya tingkat penjualan tersebut tidak terlepas dari konsistensi pengelolaan pemakaman sesuai syariat Islam selama 15 tahun terakhir.
“Konsistensi ini bukan hal yang mudah dijaga selama 15 tahun, apalagi di tengah berbagai perubahan zaman. Namun bagi kami, syariat Islam adalah fondasi yang tidak bisa ditawar, apa pun tantangannya,” katanya dalam keterangan di Karawang, Jumat.
Menurut Reza, pengelolaan pemakaman dilakukan dengan tetap mengikuti prinsip-prinsip syariat Islam, mulai dari arah makam menghadap kiblat, proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah, hingga perawatan makam.
Selain itu, Al Azhar Memorial Garden menyediakan layanan selama 24 jam untuk membantu keluarga yang membutuhkan proses pemakaman kapan saja.
Saat ini harga satu lubang makam dipatok sebesar Rp68 juta sebelum potongan harga.
