ISLAM LIVE – Suasana khidmat sekaligus penuh antusiasme menyelimuti lingkungan MTs Muhammadiyah Jasinga pada 15–16 Mei 2026. Seluruh siswa kelas IX madrasah tersebut tampak kompak mengikuti rangkaian kegiatan Baitul Arqom Purna Siswa dari awal hingga akhir tanpa ada yang absen.
Kehadiran penuh para siswa ini menunjukkan tingginya semangat dan rasa penasaran mereka terhadap kegiatan pembekalan yang telah dinantikan tersebut.
Bukan Sekadar Seremonial, Melainkan Pembekalan Karakter
Kepala MTs Muhammadiyah Jasinga, Cecep Saripudin, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda Baitul Arqom ini bukan sekadar acara seremonial kelulusan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wadah penting untuk evaluasi, muhasabah diri, serta pemberian bekal mental bagi siswa untuk menghadapi tantangan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Tanpa persiapan dan pembekalan yang matang, generasi muda akan mudah terjerumus ke dalam hal-hal negatif. Melalui Baitul Arqom ini, siswa-siswi diharapkan mampu menjadi teladan yang baik bagi lingkungan baru mereka di tingkat SMA kelak,” ujar Cecep.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Reca Wiguna, S.Pd., selaku Ketua Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jasinga. Dalam kesempatan tersebut, Reca yang juga merupakan guru di SMAN 1 Jasinga memberikan kesaksian langsung mengenai kualitas lulusan madrasah ini.
Ia mengungkapkan bahwa alumni MTs Muhammadiyah Jasinga terbukti mampu beradaptasi dan bersaing dengan lulusan sekolah lain, termasuk sekolah negeri. Oleh karena itu, ia berharap lulusan tahun ini dapat mempertahankan prestasi tersebut guna mengharumkan nama pribadi, keluarga, serta almamater.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam ini dikemas secara interaktif dan dinamis. Panitia menghadirkan sejumlah pemateri yang kompeten di bidangnya, antara lain Ade Masrip, S.Pd., Azis Amarudin, S.Pd., serta Kak Toyib Effendi yang bertindak sebagai Motivator dan Kids Trainer.
Melalui metode penyampaian yang komunikatif, para pemateri berhasil menghidupkan suasana pembekalan. Para peserta diajak untuk aktif berdiskusi, bekerja sama dalam tim, hingga mengikuti sesi perenungan yang penuh haru dan kekhusyukan.
Kualitas pelatihan ini juga diperkuat dengan kehadiran dua Instruktur Daerah dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor yang ditugaskan langsung oleh MPKSDI, yaitu M. Muhtarudin, S.I.Kom. dan Nadiatul Husna.
Pesan Kepala Madrasah: Utamakan Ibadah dan Bakti Orang Tua
Pada sesi penutupan, Kepala MTs Muhammadiyah Jasinga menyampaikan pesan mendalam kepada para siswa kelas IX. Beliau mengingatkan agar setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah ini, mereka tetap menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial.
“Tetap utamakan kewajiban sebagai hamba kepada Allah SWT, senantiasa berbakti kepada orang tua, menghormati guru, serta saling mengasihi antarsesama. Mari bangun kerja sama yang baik, dan semoga kalian semua meraih kesuksesan bersama di masa depan,” pungkasnya.
