MNAE 2026 Dorong Pendidik Manfaatkan AI dan Digital untuk Jangkau Audiens Lebih Luas

3 views
Diskusi bersama pakar pendidikan Itje Chodidjah dan praktisi pendidikan Galih Sulistyaningra di Jakarta belum lama ini. Diskusi ini menekankan perkembangan AI telah mengubah kebutuhan dunia pendidikan.

ISLAM LIVE – Perkembangan teknologi digital dan artificial intelligence (AI) membuka peluang bagi pendidik untuk berperan sebagai educreator dan menjangkau audiens yang lebih luas. Hal ini disampaikan dalam diskusi dan kegiatan Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026 yang digelar pada Senin (31/8/2026).

“Di era digital, ruang belajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas. Setiap pendidik memiliki peluang untuk menjadi educreator, berbagi pengetahuan, dan menginspirasi lebih banyak orang melalui teknologi,” kata Galih Sulistyaningra, Educreator dan Praktisi Pendidikan, dalam siaran pers.

Galih menekankan bahwa yang terpenting adalah keberanian untuk berinovasi, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk berbagi praktik baik. Pemanfaatan platform digital memberikan peluang bagi guru untuk memberikan dampak di luar ruang kelas dan menjangkau audiens yang lebih luas.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Laporan Pelecehan Anak di Pesantren Rejang Lebong

Executive Director of Mentari Group, Natalina Rimba, menyampaikan bahwa pendidikan saat ini tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi. Perkembangan teknologi menuntut pendidik untuk terus mengembangkan kompetensi.

“Pendidikan saat ini tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi,” ujar Natalina.

Pakar Pendidikan, Itje Chodidjah, menilai bahwa transformasi pendidikan pada akhirnya berawal dari pendidik yang hadir dan bekerja di ruang kelas. Guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan generasi masa depan.

Itje menambahkan bahwa apresiasi terhadap pendidik menjadi penting bukan sekadar sebagai penghargaan, tetapi sebagai bentuk dukungan agar para pendidik terus berkembang, berinovasi, dan saling menginspirasi.

Baca Juga:  Menyelam ke Lautan Kejahilan: Antara Cahaya Hati, Kepalsuan Amal, dan Ilusi Kesadaran

“Yang penting adalah keberanian untuk berinovasi, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk berbagi praktik baik,” kata Galih.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, para pendidik diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dan inspiratif bagi generasi masa depan.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA