ISLAM LIVE – Iran menyatakan kesiapan memfasilitasi dialog antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di tengah meningkatnya ketegangan regional. Tawaran mediasi Iran disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud pada 11/10/2026.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan Teheran “sangat prihatin dengan perkembangan yang terjadi di Semenanjung Arab” dan siap “membantu memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang bertikai”.
Baghaei juga menolak tuduhan keterlibatan langsung Iran dalam operasi militer Houthi. Ia menegaskan, “Iran tidak campur tangan dalam urusan Yaman” dan Houthi “sepenuhnya independen”.
Namun, tawaran mediasi Iran muncul di tengah laporan Reuters tertanggal 23/07/2026 mengenai dugaan pengiriman personel Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan peralatan terkait rudal serta drone ke Yaman. Klaim tersebut dibantah pihak Houthi dan belum dikonfirmasi secara independen oleh lembaga internasional berdasarkan informasi yang tersedia dalam bahan sumber.
Perkembangan ini menyoroti tantangan diplomatik dalam mendorong dialog, meredakan eskalasi, dan memastikan komitmen para pihak terhadap penyelesaian konflik secara damai.
