ISLAM LIVE – Kementerian Pertahanan Yaman pada Kamis memperingatkan warga sipil di wilayah yang dikuasai kelompok Houthi agar tidak mengikuti kegiatan yang diselenggarakan kelompok tersebut dengan nama mobilisasi suku, unjuk rasa massal, dan kursus kebudayaan.
Dalam peringatan yang dipublikasikan melalui akun resminya, kementerian menyatakan Houthi memanfaatkan kegiatan tersebut untuk merekrut anak-anak dan kaum muda serta melibatkan mereka dalam aktivitas tempur. Kementerian menyebut kegiatan itu sebagai bagian dari apa yang mereka gambarkan sebagai jebakan maut dan proyek destruktif kelompok tersebut.
Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan bahwa setiap perkumpulan semacam itu akan dianggap sebagai target militer yang sah. Kementerian juga meminta warga sipil menjauhi kegiatan tersebut serta tidak membiarkan anak-anak mereka dimanfaatkan atau terpapar risiko terhadap keselamatan jiwa.
Peringatan itu disampaikan ketika Houthi terus menggelar berbagai perkumpulan dan kegiatan di wilayah yang berada di bawah kendalinya. Pemerintah Yaman menuding kegiatan tersebut digunakan untuk mobilisasi dan perekrutan anggota, termasuk anak-anak dan kaum muda.
