ISLAM LIVE – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali menggandeng Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Provinsi Bali untuk memperkuat pembinaan dan pendampingan jemaah haji lanjut usia (lansia), termasuk peningkatan pemahaman bagi para pendamping. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi PW Aisyiyah Bali dengan Kanwil Kemenhaj Bali, Senin (10/8/2026).
PW Aisyiyah Bali menilai jemaah haji lansia membutuhkan perhatian khusus selama menjalankan perjalanan ibadah haji. Ketua PW Aisyiyah Bali, Sari Prasetya Angkasa, juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap pelayanan bagi lansia, termasuk peran pendamping yang ditugaskan untuk mendampingi mereka.
“Praktiknya, banyak kami dengar adanya jemaah haji lansia yang tidak mendapatkan pelayanan dan perhatian prioritas, termasuk oleh para pendampingnya yang sebenarnya diberangkatkan untuk mengurusi jemaah lansia. Perlu evaluasi dan tindak lanjut yang sungguh-sungguh untuk mewujudkan slogan haji ramah lansia, disabilitas dan perempuan,” jelas Sari.
Sebagai bentuk kontribusi, PW Aisyiyah Bali menyatakan kesiapan terlibat dalam pembekalan dan pemberdayaan lansia, edukasi mengenai peran pendamping, pendampingan intensif, serta kolaborasi layanan kesehatan bagi jemaah lansia dan disabilitas.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenhaj Bali, H. Muhammad Nasihuddin, mengapresiasi komitmen tersebut. Ia menilai perhatian terhadap lansia perlu dibarengi dengan pembekalan yang memadai bagi para pendamping agar mampu menjalankan perannya secara aman dan bertanggung jawab.
“Lansia sangat perlu perhatian khusus. Begitu pula para pendamping lansia juga perlu mendapat edukasi yang utuh tentang peran strategisnya. Harus ada pemahaman yang jelas mengenai bagaimana mereka beraktivitas dengan aman dan berhati-hati. Karena itu, pembekalan mental bagi para pendamping lansia menjadi krusial,” ujar Nasihuddin.
Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen awal untuk menyusun langkah kerja sama konkret antara Kemenhaj Bali dan Aisyiyah. Rencana itu mencakup pelatihan teknis pendampingan, pemantauan kesehatan, serta penguatan mental bagi pendamping jemaah haji dan umrah lansia di Provinsi Bali.
