Identitas Pelapor Lapas Cibinong Diminta Dibuka, Transparansi atau Risiko Intimidasi?

1 views
Rapat Komisi II DPR bersama Ombudsman RI membahas laporan Lapas Cibinong
Komisi II DPR dan Ombudsman RI membahas temuan fasilitas di Lapas Kelas IIA Cibinong. (Sumber: DPR RI)

ISLAM LIVE – Permintaan anggota Komisi II DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu agar identitas pelapor temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong dipublikasikan memunculkan perdebatan soal batas transparansi dan perlindungan pelapor.

Dalam RDP Komisi II DPR bersama Ombudsman RI, Selasa (29/9/2026), Bob mengatakan identitas pelapor perlu dibuka agar temuan Ombudsman tidak dianggap sebagai hasil rekayasa.

“Yang melaporkan ini ke depan ini harus jelas siapa yang melaporkan, itu dipublish siapa yang melaporkan. Supaya jangan nanti ada pemikiran-pemikiran orang ini bahwasanya ini hanya pandai-pandain Ombudsman saja,” ujar Bob.

Permintaan itu muncul setelah Ombudsman menemukan lebih dari 10 bangunan dengan fasilitas seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, dan kulkas dalam sidak di Lapas Cibinong pada (23/9/2026).

Baca Juga:  Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Disorot Ombudsman

Namun, UU Nomor 37 Tahun 2008 menyebut dalam keadaan tertentu nama dan identitas pelapor dapat dirahasiakan. Ombudsman juga menegaskan asas kerahasiaan merupakan bagian dari perlindungan terhadap pelapor.

Karena itu, perdebatan kini bukan hanya soal transparansi temuan, tetapi bagaimana akuntabilitas Ombudsman dapat diperkuat tanpa mengorbankan perlindungan identitas pelapor.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA