ISLAM LIVE – Kajian memperkenalkan sosok Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani digelar untuk menegaskan posisinya sebagai ahli hadis yang muwassaq atau terpercaya. Pembedahan kitab Syaikh Albani di Antara Muhaddits dan Bahitsul Hadits telah dijelaskan Ustaz Adi Hidayat , di Bandung pada Sabtu (3/10/2026).
“Insya Allah, proses pencetakan buku masih berlangsung. Rencana hari Sabtu lusa, tanggal 3 Oktober 2026 akan dibagikan perdana dalam kajian di Masjid Al-Furqan UPI Bandung, ba’da Zhuhur,” kata Ustaz Adi Hidayat, pendakwah, dalam unggahan Instagram @adihidayatofficial, dikutip Kamis (1/10/2026).
Kajian dan bedah buku tersebut digelar di Masjid Al-Furqan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Acara terbuka untuk umum dan berlangsung selepas salat Zuhur hingga selesai. Informasi resmi penyelenggara menyebut kajian disiarkan melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official.
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Adi Hidayat Official, UAH menjelaskan buku tersebut disusun dengan pendekatan terstruktur. Ia meminta pembaca tidak hanya mengambil kesimpulan dari satu bab atau bagian tertentu, tetapi membaca buku secara berurutan.
Buku itu terdiri atas kata pengantar, pendahuluan, tujuh pembahasan utama, dan penutup. Materinya disusun untuk memberikan gambaran mengenai hadis, ilmu hadis, serta istilah-istilah yang berkaitan dengan keilmuan hadis.
Beberapa istilah seperti muhaddits, musnid, hafiz, hingga bahitsul hadis dibahas sebelum buku masuk ke pembahasan mengenai profil Syaikh Al-Albani. Menurut UAH, pendekatan itu diperlukan agar pembaca dapat memahami posisi Syaikh Al-Albani secara lebih utuh.
“Semua antar bab ini saling mengantarkan dan berhubungan satu sama lain,” ujar UAH dalam video tersebut, Jumat (2/10).
Penyusunan buku juga menggunakan referensi berbahasa Arab, Inggris, dan Indonesia, termasuk jurnal serta sumber digital yang relevan. Buku tersebut membahas posisi Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani dalam diskusi antara istilah muhaddits dan bahitsul hadits.
“Berhubung diskusi seputar Syaikh Albani masih marak, ini saya buatkan buku untuk menambah literasi dan terbiasa memahami satu topik secara komprehensif dalam struktur ilmiah dan akademik,” katanya.
