Keberlanjutan Pendidikan Anak Perlu Dukungan Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat

3 views
SD Negeri 001 Tana Tidung Berinovasi Di Tengah Pandemi

ISLAM LIVE – Kepala DSP3APMD Tana Tidung menegaskan keberlanjutan pendidikan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, keluarga, pemerintah desa, akademisi, hingga lingkungan masyarakat.

Kepala DSP3APMD Tana Tidung Arief Prasetiawan menilai peran orang tua tetap menjadi faktor penting dalam memastikan anak mengikuti kegiatan belajar dan memperoleh perhatian yang memadai di rumah. “Kami berharap pendidikan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Semua pihak harus terlibat, mulai dari keluarga, desa, akademisi, hingga lingkungan masyarakat,” kata Arief Prasetiawan, Kepala DSP3APMD Tana Tidung, kepada TribunKaltara.com, Jumat (9/10/2026).

Menurut Arief, gagasan Desa Peduli Pendidikan sejalan dengan konsep yang didorong Vamelia Ibrahim selaku Ibunda Guru. Konsep itu memperkuat kepedulian bersama terhadap pendidikan di Tana Tidung.

Baca Juga:  Kemenag Buka Program "Ustadz Punya Rumah" Hadir di Hari Santri 2026

DSP3APMD berharap gagasan Desa Peduli Pendidikan dapat menjadi salah satu upaya menekan angka anak putus sekolah setiap tahun. Pemerintah desa dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga lebih cepat mengenali anak yang berisiko putus sekolah.

“Desa diharapkan punya peran aktif karena yang lebih memahami kondisi anak-anak di wilayahnya adalah desa. Jadi, kami akan mengomunikasikan agar desa lebih peka terhadap anak-anak yang rentan putus sekolah,” ujarnya.

DSP3APMD juga membuka ruang bagi masyarakat yang menemukan anak usia sekolah berada di luar sekolah saat jam belajar. Informasi tersebut dapat disampaikan kepada dinas agar ditelusuri lebih lanjut, terutama jika terdapat indikasi perilaku yang berpotensi melanggar norma sosial.

Baca Juga:  Nasaruddin Umar: Pemahaman Zakat Masyarakat Perlu Dikembangkan

Ke depan, pihaknya akan mempertimbangkan edukasi pengasuhan atau parenting bagi orang tua. Langkah ini untuk memperkuat pemahaman mengenai pendampingan anak.

Menurut Arief, upaya mencegah anak putus sekolah membutuhkan kepedulian bersama. “Kita akan coba petakan kembali desa-desa di Tana Tidung, termasuk anggaran yang sudah mereka sisihkan untuk pendidikan. Harapannya, ini bisa kita kemas menjadi desa yang peduli pendidikan,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi tersebut, setiap anak diharapkan memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai kebutuhannya. Pendidikan dinilai tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA