Nasaruddin Umar: Pemahaman Zakat Masyarakat Perlu Dikembangkan

2 views
Menag Nasaruddin Umar di saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakornas Baznas 2026 di Jakarta, Selasa, (13/10/2026).(Foto: Kemenag)

ISLAM LIVE – Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong peningkatan literasi syariah agar potensi zakat tidak terbatas pada uang dan zakat mal, tetapi juga dioptimalkan untuk memperluas kesejahteraan umat. Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai zakat masih perlu dikembangkan, termasuk terhadap berbagai potensi yang belum banyak dikenal.

Hal itu disampaikan Nasaruddin dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). “Mungkin juga literasi zakat ini kita masih hanya terfokus pada zakat uang, zakat mal padahal kita masih banyak objek yang lain,” katanya.

Nasaruddin menyebut kesadaran masyarakat terhadap ekonomi syariah meningkat dari sekitar 5 persen dua tahun lalu menjadi 7,5 persen pada 2026. “Memang sudah saatnya kita memberikan apresiasi kepada kecenderungan atau tren masyarakat kita sekarang ini ada kecenderungan untuk meningkatkan kesadaran bersyariah. Itu bisa diukur melalui 2 tahun yang lalu itu perkembangannya hanya sekitar 5% berkesadaran ekonomi syariah tapi tahun ini sudah meningkat menjadi 7,5%,” ujar Menag.

Baca Juga:  Karhutla Picu 174 Ribu Kasus ISPA, DPR Sorot Evaluasi Pencegahan

Peningkatan tersebut menjadi peluang bagi BAZNAS untuk memperkuat penghimpunan dan pendayagunaan dana umat. Tantangannya, literasi zakat perlu diperluas agar masyarakat memahami beragam objek zakat serta menyalurkannya melalui pengelolaan yang produktif dan berkelanjutan.

Ia mengapresiasi visi dan misi BAZNAS serta mendorong penguatan kesadaran umat dalam menjalankan syariat Islam. “Saya kira visi dan misi Baznas kali ini sudah benar, ya. Tinggal sekarang ini adalah kesadaran syariah umat Islam. Bagaimana supaya kita sadar untuk menjalankan syariah Islam ini,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Nasaruddin mengimbau umat Islam yang mampu untuk menunaikan zakat dan wakaf demi kemaslahatan masyarakat. “Kami juga pada kesempatan ini mengimbau kepada umat Islam yang muzaki dan wakif ya. Sedapat mungkin, jangan menyia-nyiakan kesempatannya. Mumpung kita masih hidup dan sehat, mari kita membangun akhirat kita juga. Dengan cara disiplin untuk menggunakan potensi kita itu untuk kesejahteraan kemaslahatan umat,” pesan Menag.

Baca Juga:  206 Relawan Kesehatan diberangkatkan ke Flores, Komisi IX DPR: Keselamatan Nakes dan Pemulihan Faskes Wajib Dipriroritaskan

Rakornas BAZNAS 2026 diikuti 1.300 peserta dari 34 BAZNAS provinsi dan 308 BAZNAS kabupaten/kota. Sejumlah pejabat negara dan pimpinan lembaga turut hadir, termasuk Ketua MPR RI, Menteri Agama, Menteri Haji dan Umrah, serta Ketua Umum MUI. Dalam rencana strategisnya, BAZNAS menargetkan penghimpunan dana Rp70 triliun pada 2027, naik dari target sebelumnya Rp66 triliun. Sodik menyebut pencapaian target itu membutuhkan kerja ekstra seluruh jajaran BAZNAS. Target tersebut juga akan dibahas lebih lanjut dalam rapat komisi Rakornas.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA