ISLAM LIVE – Bank Indonesia (BI) menyatakan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Juli 2026 tetap terkendali. Inflasi tahunan tercatat 2,88 persen, turun dari 3,34 persen pada Juni 2026.
BI menyebut inflasi masih berada dalam sasaran 2,5±1 persen. Kondisi ini didukung kebijakan moneter dan sinergi pengendalian inflasi bersama pemerintah.
Kelompok volatile food mengalami deflasi 1,68 persen secara bulanan. Penurunan terutama dipengaruhi meningkatnya pasokan bawang merah, cabai rawit, dan cabai merah.
Sementara itu, inflasi inti secara tahunan tetap sebesar 2,76 persen. Kelompok administered prices mencatat inflasi 3,58 persen secara tahunan.
Kenaikan administered prices dipengaruhi penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang masih berlaku pada Juli 2026.
BI optimistis inflasi tetap terkendali pada 2026 dan 2027. Sinergi kebijakan moneter dan pengendalian inflasi akan terus diperkuat.
Penguatan Program Ketahanan Pangan Nasional juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas inflasi.
