ISLAM LIVE – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menggelar program trauma healing berbasis seni rupa bagi anak-anak terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh.
Program “Melukis Bersama Asosiasi dan Anak-Anak” berlangsung 27–29 Agustus 2026 dan melibatkan 100 siswa SD dan SMP. Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung pemulihan psikososial sekaligus mengenalkan potensi ekonomi kreatif sejak dini.
“Bencana banjir bandang tahun 2025 tidak hanya merusak infrastruktur, namun juga meninggalkan trauma mendalam bagi ribuan anak di Aceh. Melalui inisiatif ini, Kementerian Ekraf hadir untuk memberikan dukungan psikososial dengan mengintegrasikan pendekatan seni, pendidikan, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari pemulihan jiwa,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya di Jakarta, (31/08/2026).
Program berlangsung dalam bentuk bootcamp dengan bimbingan mentor profesional, seniman lokal, dan psikolog klinis. Peserta juga menggunakan pigmen alami dari lumpur dan debu sisa bencana sebagai medium lukis.
Karya anak-anak selanjutnya akan dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif, seperti art print, tas, dan merchandise.
