Aceh Jadi Model Ekonomi Haji, UMKM Didorong Naik Kelas

1 views
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, dorong Provinsi Aceh menjadi tolok ukur nasional dalam pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah

ISLAM LIVE – Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah Jaenal Effendi mendorong Provinsi Aceh menjadi model nasional dalam pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Menurutnya, Aceh memiliki potensi dan praktik baik yang dapat terus dikembangkan untuk memperluas manfaat ekonomi penyelenggaraan haji dan umrah bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jaenal saat memberikan pembinaan kepada ASN dan PPPK di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Rabu (2/9/2026). Salah satu keunggulan yang disorot adalah pengelolaan Baitul Asyi (Rumah Aceh) yang memberikan tambahan dana sebesar 2.000 riyal kepada jemaah asal Aceh.

“Aceh ini menjadi tolok ukur, menjadi contoh dan teladan bagi kanwil-kanwil lain di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini harus kita jaga dan tingkatkan, khususnya dari sisi ekonomi haji,” ujar Jaenal.

Baca Juga:  Saudi Arabia Perbarui Aturan Akomodasi Jemaah untuk Persiapan Haji 2027

Jaenal mengatakan praktik baik tersebut perlu dilanjutkan dengan memperkuat ekosistem ekonomi haji sebagai bagian dari Tri Sukses Haji, bersama sukses ritual atau spiritual serta sukses peradaban dan keadaban. Penguatan ekonomi haji diarahkan agar aktivitas ekonomi yang tumbuh dari penyelenggaraan haji dan umrah dapat memberikan manfaat lebih luas dan mendorong perputaran ekonomi di dalam negeri.

Salah satu langkah yang didorong Ditjen PE2HU adalah pengembangan platform oleh-oleh haji yang dapat menjadi wadah bagi produk UMKM dari berbagai daerah, termasuk Aceh. Untuk itu, jajaran Kementerian Haji dan Umrah di Aceh diminta mulai memetakan dan membina UMKM potensial, termasuk produk suvenir, batik Aceh, makanan khas, serta berbagai kebutuhan jemaah agar semakin siap masuk ke dalam ekosistem ekonomi haji.

Baca Juga:  Kemenhaj Gandeng BKN dan Terapkan Segel Ruangan dalam Seleksi Petugas Haji 2027

Menurut Jaenal, pengembangan ekosistem tersebut membutuhkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, seperti perbankan, koperasi, lembaga wakaf, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. Kolaborasi diperlukan agar berbagai potensi ekonomi tidak berjalan secara parsial, tetapi terhubung dalam rantai ekonomi yang saling menguatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA