ISLAM LIVE – Arab Saudi menegaskan pemegang visa Umrah multiple-entry yang berlaku selama 365 hari tetap wajib melakukan pemesanan paket layanan dan memperoleh izin Umrah setiap kali berkunjung ke negara tersebut. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyebut masa berlaku visa yang panjang tidak menghapus persyaratan layanan dan izin yang harus dipenuhi jemaah.
Seperti lansiran gulfnews pada Minggu 16/8/2026, pemegang visa multiple-entry wajib membeli paket layanan melalui penyedia layanan Umrah berizin di platform Nusuk sebelum melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Jemaah juga harus memperoleh izin Umrah melalui aplikasi Nusuk sebelum tiba di Arab Saudi.
Visa multiple-entry yang diperkenalkan pada Juli tersebut berlaku selama 365 hari sejak tanggal penerbitan dan memungkinkan pemegangnya masuk ke Arab Saudi beberapa kali selama masa berlaku visa. Namun, total masa tinggal yang diperbolehkan dibatasi hingga 90 hari secara kumulatif selama masa berlaku visa.
Untuk setiap kunjungan, jemaah wajib membeli paket layanan dari penyedia yang telah disetujui melalui Nusuk. Masa berlaku paket layanan juga tidak boleh melampaui sisa masa berlaku visa yang dimiliki jemaah.
Selain paket layanan, jemaah harus mengurus izin Umrah melalui aplikasi Nusuk sebelum tiba di Arab Saudi. Tanggal izin Umrah harus sesuai dengan tanggal yang tercantum dalam paket layanan yang telah disetujui.
Untuk kunjungan pertama, proses dimulai dengan pembelian paket layanan melalui Nusuk, kemudian pengajuan visa dan penyelesaian prosedur yang dipersyaratkan kepada otoritas terkait. Setelah itu, kelayakan perjalanan diperiksa sebelum jemaah menaiki penerbangan menuju Arab Saudi.
Penegasan tersebut berarti kepemilikan visa Umrah multiple-entry yang masih berlaku belum cukup untuk melakukan kunjungan berikutnya. Jemaah tetap harus menyelesaikan pemesanan paket layanan dan memperoleh izin Umrah setiap kali merencanakan perjalanan ke Arab Saudi serta memenuhi seluruh persyaratan masuk dan perjalanan yang berlaku.
