Topan Champi Terjang Taiwan, Satu Orang Tewas dan 979 Penerbangan Dibatalkan

1 views
Ombak yang ditimbulkan oleh Topan Champi menghantam tembok laut di Keelung, Taiwan, 23 Oktober 2026

ISLAM LIVE – Topan Champi melanda Taiwan pada Jumat (23/10/2026), membawa angin kencang dan hujan lebat yang mengganggu aktivitas masyarakat. Sedikitnya satu orang tewas dan 163 lainnya terluka, sementara 979 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan akibat cuaca ekstrem.

Administrasi Cuaca Pusat Taiwan (CWA) melaporkan Champi berada sekitar 170 kilometer di sebelah timur Taiwan dengan embusan angin mencapai sekitar 191 kilometer per jam di dekat pusat badai. Meski intensitasnya melemah setelah sempat mencapai kategori supertopan, kemungkinan badai mendarat langsung di Taiwan belum dapat dikesampingkan.

Jalur prakiraan menunjukkan Champi akan melintas di dekat Taiwan bagian timur laut pada Jumat malam, sebelum bergerak ke utara menuju pesisir China dan kemudian mengarah ke Jepang bagian selatan. Pemerintah Taiwan menyatakan sebanyak 2.639 orang telah dievakuasi dari kawasan pegunungan. Sementara itu, lebih dari 77.000 rumah sempat kehilangan pasokan listrik, meski sebagian besar telah kembali teraliri listrik.

Baca Juga:  Saudi Bantah Kabar Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram

Prakirawan CWA, Liu Pei-teng, mengatakan kemungkinan pendaratan langsung tetap terbuka apabila badai melambat atau berubah arah ketika mendekati Taiwan. Menurutnya, radius angin Champi yang luas dapat memperpanjang paparan angin kencang jika pergerakan badai melambat.

Otoritas cuaca memperkirakan radius badai mencapai sekitar 320 kilometer, cukup luas untuk memengaruhi sebagian besar wilayah Taiwan. Hujan hingga hampir satu meter juga diprakirakan turun di kawasan pegunungan utara, termasuk sekitar Taipei, sehingga meningkatkan risiko banjir dan bencana lainnya.

Di Kabupaten Yilan, Taiwan timur laut, pemerintah setempat membagikan karung pasir serta menyiagakan kendaraan amfibi dan perahu penyelamat. Kepala kota pelabuhan Suao, Lee Ming-chen, mengatakan militer dapat dikerahkan untuk membantu evakuasi dan penanganan bencana jika diperlukan.

Baca Juga:  Pemerintah Yaman Desak Dewan Keamanan PBB Bertindak untuk Akhiri Blokade Taiz
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA