ISLAM LIVE – Satuan Pelaksana Asrama Haji Jambi akan mengadopsi sejumlah rekomendasi pengembangan layanan yang dirumuskan dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Pengembangan Strategi Asrama Haji Tahun 1447 H/2026 M di Bekasi.
Rapat yang digagas Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Dalam Negeri tersebut berlangsung di Fairfield by Marriott Bekasi, Selasa (29/9/2026) hingga Kamis (1/10/2026). Forum itu membahas strategi pengembangan asrama haji secara nasional, termasuk penguatan tata kelola pelayanan agar lebih terintegrasi, modern, efisien, dan berkelanjutan.
Salah satu arah pengembangan yang dibahas adalah penerapan standar manajemen perhotelan dalam pengelolaan asrama haji. Pembahasan tersebut melibatkan akademisi dan praktisi perhotelan untuk memberikan masukan mengenai tata kelola serta standar pelayanan.
Rekomendasi itu akan menjadi acuan dalam pengembangan prosedur operasional standar (SOP) pelayanan Asrama Haji Jambi. Aspek yang disiapkan mencakup pengelolaan kamar dan akomodasi, kualitas konsumsi, serta pelayanan petugas dengan pendekatan hospitality.
Pengembangan layanan tersebut juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan jemaah selama berada di asrama, termasuk kelompok lanjut usia. Peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan diharapkan dapat mendukung kenyamanan jemaah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.
Selain peningkatan pelayanan, rapat tersebut membahas penguatan skema pembiayaan dan pengelolaan asrama haji berbasis Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta tata kelola Badan Layanan Umum (BLU).
