Zuckerberg dan Gates Berbeda Pandangan soal Risiko AI

3 views

ISLAM LIVE – Perdebatan mengenai perkembangan dan risiko kecerdasan buatan (AI) memperlihatkan perbedaan pandangan antara Mark Zuckerberg dan Bill Gates.

Zuckerberg, melalui unggahan di platform X pada 15 September 2026, menolak perlunya koordinasi industri untuk memperlambat pengembangan AI. “Saya tidak berpikir kita membutuhkan semacam koordinasi di seluruh industri… Setiap lab perlu mengambil waktu, dan ketika melihat ada masalah, Anda cukup mengambil waktu yang Anda butuhkan secara internal untuk memastikan Anda melanjutkan dengan aman.”

Sementara itu, Bill Gates menyampaikan peringatan mengenai potensi risiko AI dalam wawancara program Meet the Press di NBC News yang disiarkan 27 September 2026.

“AI tentu saja cukup kuat untuk memicu peristiwa yang menyebabkan kematian satu miliar orang… Tidak pernah ada senjata yang sekuat kombinasi orang-orang dengan niat jahat yang menggunakan alat AI terbaru.”

Baca Juga:  Indonesia Gabung WAICO, Airlangga Tegaskan AI Bukan Isu Politik

Gates juga menyerukan regulasi pemerintah yang mengikat, sedangkan Zuckerberg menekankan pengambilan keputusan keamanan oleh masing-masing laboratorium AI.

Perbedaan tersebut menunjukkan perdebatan publik mengenai bagaimana pengembangan AI seharusnya dikelola, terutama terkait keselamatan, regulasi, dan potensi penyalahgunaan teknologi.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA