Dapur SPPG Berastagi Disegel Usai Siswa Keracunan

4 views
BGN mencopot Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait insiden keracunan makanan pada siswa SMAN 1 di Berastagi

ISLAM LIVE – Insiden dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa SMAN 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, memicu tindakan cepat Badan Gizi Nasional (BGN). Lembaga tersebut menyegel dapur operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berkaitan dengan distribusi makanan MBG dan mencopot kepala SPPG.

BGN juga melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian. Sampel makanan yang masih tersisa diperiksa bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, sementara kondisi siswa yang terdampak terus dipantau.

“Tindakan administratif juga sudah diambil, pencopotan Kepala SPPG terkait dan penyegelan dapur operasional. BGN juga memastikan kondisi mereka (siswa) dan kemudian mencari akar persoalannya,” kata Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono dalam unggahan Instagram resminya.

Baca Juga:  2.751 Santri Balangan Dapat Bantuan Pendidikan, hingga Menimba Ilmu ke Hadramaut

Penanganan kasus tersebut dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah. Sudaryono menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan Bupati Karo Antonius Ginting untuk memastikan penanganan insiden berjalan.

“Saya telah berkoordinasi dengan Bupati Antonius Ginting, sementara pemeriksaan sampel sisa lauk pauk dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat,” ujarnya.

Peristiwa bermula ketika sejumlah siswa SMAN 1 Berastagi diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG. Pada saat informasi kejadian disampaikan, proses evakuasi terhadap siswa masih berlangsung.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatra Utara Wilayah IV Zulkarnain Barus membenarkan adanya dugaan keracunan tersebut. Namun, pihaknya belum memberikan penjelasan lebih rinci karena masih berfokus pada proses evakuasi dan penanganan siswa.

Baca Juga:  Sekolah Ramah Anak Jadi Fokus DP3AKB Aceh Barat Perkuat Perlindungan Peserta Didik

Penyegelan dapur dan pencopotan kepala SPPG menjadi langkah administratif yang diambil BGN sembari menunggu hasil pemeriksaan. Pemeriksaan sampel makanan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi sumber persoalan dalam insiden tersebut.

BGN memastikan penanganan tidak berhenti pada tindakan administratif. Evaluasi terhadap kejadian akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi di lapangan untuk mengetahui akar persoalan serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA