ISLAM LIVE – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat mulai mengenalkan platform perdagangan elektronik Haji dan Umrah Store sebagai salah satu inovasi digital untuk memudahkan jemaah memperoleh berbagai produk oleh-oleh. Pemanfaatan platform tersebut juga diarahkan untuk mengurangi penumpukan barang bawaan jemaah saat perjalanan pulang dari Tanah Suci.
Pengenalan platform tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Barat M. Rifki dalam kegiatan pembinaan kelembagaan di Emersia Hotel & Resort Batusangkar, Rabu (12/8/2026). Menurutnya, pemanfaatan layanan digital dapat menjadi salah satu alternatif bagi jemaah untuk memenuhi kebutuhan oleh-oleh tanpa harus membawa seluruh barang dari Tanah Suci.
Rifki menjelaskan, Haji dan Umrah Store menyediakan berbagai produk oleh-oleh khas bagi jemaah Indonesia. Melalui platform tersebut, jemaah dapat melakukan pembelian secara daring sehingga tidak perlu menambah kapasitas barang bawaan selama perjalanan.
“Jemaah cukup membeli buah tangan melalui aplikasi sehingga tidak perlu repot menambah kapasitas bagasi,” ujar Rifki.
Pemanfaatan platform perdagangan elektronik tersebut menjadi bagian dari sosialisasi inovasi digital dalam ekosistem penyelenggaraan haji. Kemenhaj Sumatera Barat mendorong jajaran dan lembaga terkait untuk mulai memahami pemanfaatan teknologi yang dapat mendukung kebutuhan jemaah.
Selain memudahkan proses pembelian oleh-oleh, penggunaan platform tersebut diharapkan dapat membantu jemaah mengelola barang bawaan secara lebih praktis. Dengan demikian, kebutuhan membawa tambahan barang selama perjalanan dapat diminimalkan.
Pengenalan Haji dan Umrah Store sekaligus menunjukkan upaya Kemenhaj Sumatera Barat untuk memperkenalkan pemanfaatan layanan digital sebagai bagian dari pengembangan ekosistem haji dan umrah yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan jemaah.
