Bukan Pensiun! Jokowi All Out Siapkan Misi Loloskan PSI 2029

23 views
Jokowi dalam acara Rakernas PSI

 

ISLAM LIVE – Kabar mengejutkan datang dari panggung politik nasional. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan tidak akan benar-benar beristirahat setelah masa jabatannya usai. Dalam sebuah diskusi hangat di kanal YouTube Total Politik, terungkap sinyal kuat bahwa Jokowi akan kembali “turun gunung” ke tengah masyarakat mulai Juni mendatang untuk menjalankan misi politik yang lebih besar.

 

Politik Sebagai Adiksi yang Tak Bisa Berhenti

Jokowi digambarkan sebagai sosok politisi par excellence yang memiliki keterikatan kuat dengan dunia politik. Jurnalis senior, Don Bosco Selamun, mengibaratkan hasrat politik Jokowi layaknya sebuah kecanduan yang sulit dilepaskan.

“Politisi itu adiktif, itu kayak orang merokok… selalu ketagihan, tidak pernah mau berhenti,” ujar Don Bosco dalam diskusi tersebut.

Ia menambahkan bahwa Jokowi saat ini dalam kondisi fisik yang hampir 100 persen pulih dan siap berkeliling Indonesia, dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai destinasi pertama yang dipilih karena kedekatan emosional masyarakat di sana dengan sang mantan Presiden.

Salah satu agenda utama di balik kembalinya Jokowi ke lapangan adalah komitmennya untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Jokowi disebut telah berjanji akan membantu partai yang kini dipimpin putranya, Kaesang Pangarep, agar bisa lolos ke Senayan dan keluar dari ambang batas parlemen.

Baca Juga:  Hizbullah Sikat Pos Militer Israel dengan Roket dan Drone, Konflik Perbatasan Lebanon Kian Membara!

“Pak Jokowi ini kan memang sudah janji ya bahwa dia akan 100 persen akan membantu PSI, akan habis-habisan. Ini kan hanya pelaksanaan dari janjinya itu,” ungkap Bambang Harymurti (BHM).

Lebih jauh, BHM menilai ada misi tersirat untuk membuktikan bahwa pengaruh Jokowi bisa membuat PSI menjadi kekuatan politik besar, bahkan mungkin untuk menyaingi dominasi PDI Perjuangan di masa depan.

 

Hubungan dengan Prabowo: Menjauh atau Semakin Rapat?

Diskusi tersebut juga menyoroti dinamika hubungan antara Jokowi dan presiden terpilih, Prabowo Subianto. Meskipun saat ini keduanya tampak selaras, para pengamat memprediksi akan ada titik di mana kepentingan politik mereka mungkin bersinggungan atau bahkan menjauh dalam tiga tahun ke depan.

Kalkulasi politik Jokowi dinilai sangat berbasis data. Ia tetap membuka berbagai kemungkinan untuk masa depan politik keluarganya, termasuk posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden. Ada spekulasi apakah Gibran akan terus mendampingi Prabowo di periode kedua atau justru muncul sebagai kekuatan mandiri di Pemilu 2029.

Baca Juga:  Pertalite Menghilang di Sejumlah SPBU, Pertamina Buka Suara

Di sisi lain, Prabowo Subianto sendiri tengah menyiapkan fondasi politiknya melalui program-program populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Merah Putih. Langkah ini dipandang sebagai upaya Prabowo untuk mengamankan basis massa di pedesaan secara mandiri, tanpa harus terus bergantung pada bayang-bayang Jokowi.

Namun, tantangan ekonomi di tahun-tahun mendatang akan menjadi penentu apakah gaya politik “populisme pedesaan” ini akan berhasil atau justru menjadi bumerang bagi pemerintahan mendatang.

Jokowi tidak sedang menyiapkan masa pensiun, melainkan sedang mengatur ulang pion-pion politiknya. Hal ini membuktikan bahwa pengaruh pergerakan Jokowi secara pribadi melampaui sekat partai politik, terutama terhadap PDIP.

Salah satu upaya Jokowi untuk memperlihatkan eksistensi kekuatan politiknya pasca pecah kongsi dengan PDIP adalah dengan memastikan PSI dan anak-anaknya memiliki pijakan yang kokoh di kancah politik nasional sebelum Pemilu 2029.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA