EFA Foundation dan LES Global Luncurkan “Global Voices”, Sertifikasi Storytelling untuk Talenta Muda Indonesia

55 views
Kolaborasi EFA Foundation dan LES Global untuk talenta muda Indonesia. (foto: AI)

ISLAM LIVE – Sebuah kolaborasi strategis untuk meningkatkan daya saing pemuda Indonesia di kancah internasional resmi diperkenalkan.

EFA Foundation, organisasi yang berfokus pada pendidikan untuk semua (Education For All), bekerja sama dengan LKP LES Global sebagai mitra implementasi, meluncurkan program sertifikasi eksklusif bertajuk “Global Voices – Storytelling Certification”.

​Program yang dilaksanakan sepanjang bulan Mei 2026 ini dirancang khusus bagi talenta muda Indonesia yang ingin mengubah kemahiran bahasa Inggris mereka menjadi instrumen kepemimpinan dan pengaruh profesional yang nyata.

Sertifikasi ini dikhususkan bagi peserta dengan tingkat kemampuan bahasa Inggris minimal C1 (Advanced), guna menjembatani kesenjangan antara kemampuan berbicara dan kemampuan menggerakkan audiens di level global.​

EFA Foundation membawa misi pemberdayaan melalui literasi dan pendidikan, sementara LKP LES Global, sebagai lembaga pendidikan yang telah lama menjembatani pemuda Indonesia ke dunia internasional, bertindak sebagai pelaksana teknis program.

Kerja sama ini memastikan kurikulum yang dihadirkan memiliki standar kualitas internasional yang diakui di dalam negeri.​

Di era globalisasi saat ini, keterampilan bercerita (storytelling) telah menjadi skill yang sangat krusial. Realitanya, Indonesia memiliki banyak talenta muda yang mampu berbicara bahasa Inggris dengan fasih secara teknis, namun masih menghadapi tantangan besar saat harus mengekspresikan pemikiran, visi, dan jati diri mereka secara mendalam kepada penutur asli (native speakers).

Baca Juga:  Menag RI Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji, BPJS hingga Beasiswa PJJ Disiapkan

​Melalui program ini, EFA Foundation ingin mematahkan hambatan tersebut. Program ini menjadi panggung untuk menunjukkan kepada dunia keistimewaan dan kedalaman karakter pemuda Indonesia.

Dengan menguasai seni bercerita, talenta Indonesia tidak hanya akan terdengar, tetapi juga akan dipahami dan dikagumi oleh audiens global.​Inti dari kurikulum intensif selama satu bulan ini adalah pengembangan “Lifemap”.

Peserta akan dibimbing oleh tim ahli untuk membedah perjalanan hidup mereka, menentukan titik-titik balik penting, serta menyajikannya dalam bentuk presentasi yang memikat dengan ekspresi kreatif.

Kemampuan membangun narasi diri (personal branding) melalui Lifemap ini menjadi aset krusial, terutama bagi mereka yang ingin memenangkan persaingan di pasar kerja multinasional atau menjadi freelancer sukses di tingkat global.​

Selain kurikulum dari LES Global, peserta akan mendapatkan perspektif internasional melalui mentor-mentor ahli dari Spanyol, Norwegia, Pakistan, dan Amerika.

Kehadiran mentor dari berbagai belahan dunia ini bertujuan untuk memberi peserta pengalaman berkomunikasi langsung agar mereka memahami nuansa lintas budaya dan mampu beradaptasi dengan percaya diri saat berhadapan dengan audiens global maupun native speakers.​

Baca Juga:  Kemendikdasmen Sediakan Beasiswa 3 Juta Per Semester untuk 150.000 Guru Seluruh Indonesia

Antusiasme peserta mulai terlihat sejak sesi pertama yang dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei. Dampak positif program ini tercermin langsung dari umpan balik para peserta yang mulai merasakan kekuatan koneksi dan refleksi diri, seperti yang diungkapkan salah satu peserta:​

“Thank you for this engaging session. It’s nice to connect with new people while building on confidence, communication, & community.”

​Lebih dari sekadar teknik berbicara, program ini mulai membuka kesadaran baru bagi para pemuda Indonesia akan berharganya pengalaman hidup mereka sendiri. Kesadaran ini tertuang dalam kesan mendalam peserta lainnya:​

“I realized one thing. Everyone has a story. No matter how ordinary we think we are.”​

Sertifikasi ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan bentuk nyata investasi EFA Foundation bagi masa depan pemuda Indonesia agar mampu berdiri tegak di panggung dunia dengan identitas yang kuat. Sesuai dengan semangat yang diusung: Don’t just tell a story—own your journey! (*)

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA