ISLAM LIVE – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merevitalisasi 107 sekolah dengan anggaran Rp97 miliar sebagai bagian dari upaya mempercepat pemerataan kualitas pendidikan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan revitalisasi tersebut menjadi bagian dari program prioritas pemerintah untuk memperkuat sarana pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di era Society 5.0.
“Kita harus siapkan SDM yang mampu bersaing. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di kampung sendiri,” kata Ansar di Tanjungpinang, Jumat (7/8/2026).
Program revitalisasi mencakup satuan pendidikan mulai dari TK hingga SMA, dengan prioritas sekolah di wilayah 3T serta sekolah yang mengalami kerusakan berat. Pembangunan dan rehabilitasi meliputi ruang kelas, ruang praktik, laboratorium, toilet, serta berbagai sarana pendukung pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung mengatakan revitalisasi menjadi salah satu upaya mempercepat pemerataan sarana pendidikan di daerah kepulauan yang menghadapi tantangan geografis.
“Program ini merupakan investasi masa depan. Gedung baru ini akan mendukung siswa untuk memajukan daerahnya,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kepri berharap revitalisasi tersebut dapat memperluas akses peserta didik terhadap fasilitas pendidikan yang layak sekaligus memperkuat pemerataan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan.
