SMAN 1 Pontianak Tegas Tolak Ikut LCC MPR Yang Digelar Ulang

6 views
lomba cerdas cermat MPR

ISLAM LIVE – SMAN 1 Pontianak memastikan tidak akan ikut dalam pelaksanaan ulang final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat. Sikap itu diambil setelah polemik penilaian lomba viral dan memicu perhatian luas masyarakat.

Keputusan tersebut diumumkan langsung Kepala SMAN 1 Pontianak Indang Maryati. Meski Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia berencana mengulang final dengan juri independen, pihak sekolah memilih tidak lagi terlibat.

“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang,” ujar Kepala SMAN 1 Pontianak Indang Maryati dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5), dikutip dari Detik.

Indang menjelaskan langkah yang diambil sekolah sejak awal bukan untuk membatalkan hasil perlombaan. Menurutnya, sekolah hanya meminta penjelasan terkait proses penilaian yang dinilai menimbulkan tanda tanya di tengah peserta dan publik.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Sekolah Unggul Garuda Milik Pemerintah

“SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” tuturnya.

Pihak sekolah juga membantah tudingan ingin menyerang kredibilitas panitia maupun dewan juri. SMAN 1 Pontianak menegaskan seluruh proses klarifikasi dilakukan demi menjaga transparansi kompetisi akademik.

“Langkah yang dilakukan bukan merupakan upaya untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, sekolah menyebut tetap menghormati hasil yang telah ditetapkan. Dukungan pun diberikan kepada SMAN 1 Sambas yang kini menjadi wakil Kalimantan Barat di tingkat nasional.

“SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional,” kata Indang.

Baca Juga:  Kemendikdasmen Sediakan Beasiswa 3 Juta Per Semester untuk 150.000 Guru Seluruh Indonesia

Polemik lomba ini sebelumnya viral setelah video penilaian dewan juri beredar di media sosial. Dalam video itu, jawaban serupa dari dua regu berbeda memperoleh nilai berbeda. Ahmad Muzani kemudian mengumumkan final akan diulang dengan melibatkan akademisi sebagai juri independen.*

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA