Bagaimana Pemerintah Menangani Dugaan Intimidasi dalam Penagihan Pinjaman Online?

1 views
Kemenko Kumham Imipas menerima audiensi GADPI di Jakarta, 20/10/2026, untuk membahas perlindungan debitur dari dugaan intimidasi penagihan dan penyelesaian kewajiban pinjaman daring.

ISLAM LIVE – Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) membahas perlindungan debitur dari dugaan intimidasi penagihan pinjaman daring bersama Garda Anti Teror DC Pinjaman Indonesia (GADPI) dalam audiensi di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Audiensi dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Plt. Deputi Bidang Koordinasi HAM Fitra Arsil. Pembahasan mencakup dugaan penyebaran data pribadi, ancaman, serta kebutuhan mekanisme penyelesaian utang bagi debitur yang mengalami kesulitan ekonomi.

Ketua Umum GADPI, Dery Aprilyanto, menyebut sebagian anggota mengaku mengalami intimidasi dalam proses penagihan. GADPI menegaskan bahwa aspirasinya bukan untuk membenarkan pengingkaran kewajiban pembayaran, melainkan mendorong penyelesaian yang bertanggung jawab dan sesuai hukum.

Baca Juga:  KemenHAM Buka Ruang Evaluasi Regulasi dan Implementasi Pembangunan di Papua

Fitra menekankan pentingnya memperkuat pemeriksaan kemampuan membayar calon peminjam, pengawasan penyelenggara pinjaman legal maupun ilegal, serta penegakan hukum terhadap praktik penagihan yang merugikan masyarakat.

Nofli juga menegaskan bahwa hak menagih utang tidak membenarkan intimidasi. Menurutnya, penanganan persoalan pinjaman daring membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dalam pengawasan jasa keuangan, perlindungan data pribadi, dan penanganan pengaduan.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelesaian pinjaman daring yang adil dengan tetap memperhatikan hak dan kewajiban seluruh pihak.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA